Menu

Digelar AKR, Lomba Pacuan Kuda di Tompaso Perebutkan Rp250 Juta dan Piala Gubernur

  Dibaca : 224 kali
Digelar AKR,  Lomba Pacuan Kuda di Tompaso Perebutkan Rp250 Juta dan Piala Gubernur
Konfrensi Pers dalam rangka penyelenggaraan kejuaraan pacuan kuda, roda sapi dan bendi di Novotel GCCK.

indoBRITA, Mapanget – Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 72 tahun, AKR Land Development bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) akan menggelar pertandingan kejuaran pacuan kuda, roda sapi dan bendi. Hajatan yang akan diselenggarakan Sabtu (19/8/2017) di Pacuan kuda Maesa Tompaso, Kabupaten Minahasa ini memperebutkan Piala Gubernur, Kapolda dan Wali Kota dan hadiah total Rp250 juta.

“Kejuaraan pacuan kuda ini merupakan event penting dalam meningkatkan prestasi berkuda di tingkat lokal maupun internasional. Sebagai kota mandiri pertama dan terlengkap di Manado, Sulawesi Urara AKR Land Development mendukung dan mendorong budaya serta kearifan lokal sekaligus menunjang pariwisata pemerintah Provinsi Sulawesi Utara,”kata Senior Manager Sales dan Marketing AKR Grand Kawanua Internasional City, Andy Purwanto mewakili direksi, dalam confrensi pers yang dilangsungkan di Novotel

Baca juga:  Pariwisata di Tangan OD Tumbuh 600 Persen, Kemenpar Ganjar Pemprov Sulut sebagaiThe Rising Star

Ketua  Panitia yang juga pengurus Prodasi Sulut Fery Wowor menyebut hajatan ini  juga sebagai ajang untuk lebih meningkatkan kualitas olahraga pacuan kuda di Sulut yang semakin menurun akhir-akhir ini.”Kalau untuk balapan roda sapi dan bendi masih lebih cenderung pada kegitan budaya, yang dapat menarik wisatawan dari dalam dan luar negeri,”ujar wowor.

Kegiatan ini pula, lanjut dia,  sebagai ajang persiapan Sulut menghadapi Kejurnas pada tahun depan, agar supaya bisa meningkatkan prestasi. “Kita ingin tampil lebih baik di level nasional,” ucapnya.

Hajatan yang digelar AKR Land ini ikut diapresiasi Gubernur  Sulut, Olly Dondokambey. “Kegiatan semacam ini mestinya dilakukan setiap bulan, agar supaya bisa meningkatkan kualitas dan kebudayaan di daerah Nyiur Melambai,” ucap Olly.

Baca juga:  Workshop Pengembangan Pariwisata Berbasis Panas Bumi di Sulut

Kejuaraan yang dilangsungkan akan diikuti kurang lebih 70 kuda dari berbagai kategori. Sementara race final terdiri dari 11 race balapan kuda, 6 Race bendi dan 3 race roda sapi.(irv)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional