Menu

Miris!!! Panitia PSDKR 2017 Belum Juga Serahkan Hadiah Uang Pembinaan Untuk Juara

  Dibaca : 357 kali
Miris!!! Panitia PSDKR 2017 Belum Juga Serahkan Hadiah Uang Pembinaan Untuk Juara
Para pimpinan dan Komisi Remaja Jemaat GMIM saat melakukan pertemuan membahas hadiah yang belum juga diberikan oleh panitia PSDKR Sinode GMIM 2017.

indoBRITA, Manado – Kegiatan Pesta Seni dan Kreatifitas Remaja Sinode (PSDKR) 2017 yang digelar pada tanggal 8-10 September lalu ternyata menjadi polemik. Pasalnya, kegiatan Remaja di tingkat Sinode yang pembukaannya di Taman Berkat (Godbless Park) kawasan BoB (Bisnis On Boulevard) Manado itu, hingga saat ini juga belum juga memberikan hadiah berupa uang pembinaan buat peserta yang menjadi pemenang.

Hal tersebut setelah perwakilan dari setiap Jemaat GMIM yang menjadi pemenang menuntut akan hadiah yang dijanjikan oleh panitia PSDKR GMIM 2017.

“Permasalahan hadiah uang pembinaan yang belum diserahkan oleh Panitia PSDKR 2017 dalam hal ini Wilayah Manado Winangun sebagai tuan rumah harus segera diselesaikan. Dan permasalahan ini tidak hanya dilempar begitu saja ke Panitia akan tetapi karena kegiatan ini sifatnya Sinodal maka KPRS haruslah juga yang bertanggung jawab, karena bagian dari Program KPRS yang diusulkan dalam SMST,”kata Ketua Remaja Rayon 2 Manado, Penatua Fredrik Tangkau.

Dikatakan Fredrik, bahwa diketahui bersama kegiatan PSDKR ini banyak diminati oleh beberapa wilayah atau jemaat untuk menjadi Tuan Rumah.

Baca juga:  Hadiri Ibadah Syukur HUT GMIM Bukit Sion Kayawu, Wawali Sompotan Motivasi Jemaat

“Sangat disayangkan apabila kegiatan PSDKR 2017 yang sukses dilaksanakan di hari lomba tapi akhirnya meninggalkan masalah. KPRS harusnya membantu mencari solusi supaya permasalahan bisa diselesaikan. Dan jangan hanya sampai di meja dialog dengan janji yang manis tanpa ada tindakan,”tandasnya.

Lanjut dikatakannya, apa yang selalu disampaikan oleh KPRS tentang FINISHING WELL ternyata belum berlaku dalam kegiatan ini, itu berarti hanya sebagai slogan semata.

“Sebetulnya harapan saya adalah Tanggung Jawab. Bila tanggung jawab sudah disepelekan maka akan timbul keraguan dan ujung-ujungnya rasa ketidakpercayaan akan timbul. Mudah-mudahan Panitia PSDKR 2017 bersama KPRS dapat mengklarifikasi dan menyelesaikan permasalahn ini,” ungkap Fredrik.

Sementara itu, wilayah yang menjadi juara umum PSDKR 2017 tersebut angkat bicara terkait hadiah uang pembinaan yang juga belum diberikannya oleh panitia.
Menurutnya, pembina remaja dari setiap jemaat yang mendapatkan predikat terbaik remajanya dalam kgiatan PSDKR tahun 2017 sangat disesalkan, karena sikap Penanggung jawab dan pelaksana kegiatan yaitu KPRS serta panitia yang tidak kunjung merealisasikan hadiah kegiatan PSDKR 2017.

Baca juga:  Inilah Para Nominator Calon Ketua BIPRA GMIM Periode Tahun 2018-2022

“Wilayah Winangun yang menjadi tuan rumah kegiatan remaja tersebut seperti yang di janjikan dari hasil rapat terakhir KPRS bersama panitia pelaksanan untuk memberikan hadiahnya belum juga terealisasi, sehingga ini berdampak pada psikis bagi adik-adik remaja yang sudah tampil maksimal dalam kegiatan tersebut.
Seharusnya ada kebersamaan dari penanggung jawab dan pelaksana untuk mempertanggung jawabkan hal ini dan segera di serahkan kewajiban dari penanggung jawab dan pelaksana, karena sebagai peserta sudah memenuhi semua kewajiban yang di bebankan,”kata Ketua Wilayah Remaja Manado Teling, Penatua Noldy Lela.

Untuk itu, dikatakan Noldy ini akan menjadi preseden tidak baik bagi pelaksanaan kegiatan berskala sinodal ke depan nanti, apa lagi tugas KPRJ periode sudah akan berakhir dan akan dimintakan pertanggungan jawab sebagai bahan evaluasi yang lama ini ke KPRJ baru yang akan melanjutkan playanan di periode yang baru.(ewa)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional