Menu

Kejati Tatap Muka Bersama Pemda Sangihe

  Dibaca : 16 kali
Kejati Tatap Muka Bersama Pemda Sangihe
Tatap muka antara pejabat Pemkab Sangihe dengan Kajati Sulut.(foto : Nelty)

indoBRITA, Sangihe – Tatap muka Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara M Roskanedi beserta Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Sangihe dilakukan di ruang serba guna Rumah Jabatan Bupati Rabu, (8/8/18).

 

Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Sangihe Helmud Hontong dalam sambutan saat kegiatan tatap muka Kajati bersama Pemda Sangihe mengatakan, forum tersebut sangat penting dan strategis dalam rangka membangun sinergitas dan mitra kerja yang baik antara Kejaksaan dan Pemkab.

 

“Pemerintah Kabupaten Sangihe mengapresiasi kerja sama yang terbangun selama ini bersama kejaksaan dalam mengawal, mengamankan dan mendukung keberhasilannya jalannya pemerintahan dan pembangunan melalui upaya pencegahan dan persuasif yang dilaksanakan di Kabupaten Sangihe,” jelas Hontong.

 

Lanjutnya, peran Kejari Kepulauan Sangihe dalam upaya pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi berjalan efektif dan optimal. Khususnya pembentukan tim pengawal dan pengaman pemerintahan dan pembangunan (TP4D) yang berdampak positif dalam memberikan penerangan hukum di lingkungan pemerintah.

 

“Koordinasi dengan aparat pengawasan interen pemerintah (APIP) juga terus terjalin. Dan perlu diketahui saat ini tingkatan Kabupaten Sangihe berada di level 11 yaitu infrastruktur. Dimana APIP mampu menjadikan proses tata kelola sesuai dengan peraturan dan mampu mendeteksi terjadinya korupsi,” terang Hontong.

 

 

Sementara itu Kajati Sulut dalam arahannya menyampaikan tatap muka tersebut merupakan diskusi terkait masalah yang terjadi di Sangihe.

 

“Saya kunjungan kerja (Kunker) ini sudah ke 8 kali saya lakukan dan baru kali ini datang ke Sangihe. Ternyata penyambutannya luar biasa. Saya berharap ke depan jika Pemkab Sangihe ada masalah jangan sungkan-sungkan untuk bertanya ke Kajati.

 

Dia juga mengungkapkan, selaku Kajati sebagai salah satu pimpinan aparat penegak hukum, kegiatan yang dilakukan saat ini menarik perhatian yakni tindak pidana korupsi (Tipikor) yang dilakukan kejaksaan.

 

 

“Dan di daerah banyak sekali yang komplain terkait kinerja kejaksaan ini, karena mereka rasa takut karena nanti akan diperiksa atau berhadapan dengan kejaksaan, Alhasil pembanguan di daerah menjadi lambat. Padahal kan itu hanya ada oknum tertentu yang bekerja tidak sesuai tupoksi,” ujar Roskanedi.

 

Untuk itu kata Kajati dirinya akan kembali merangkul teman-teman di daerah melalui Bupati, Wabup dan Sekretaris Daerah.

 

“Dengan dibentuknya tim TP4D diharapkan kejaksaan ke depan tidak lagi menjadi salah satu bagian yang menakutkan daerah. Apalagi di bawah bimbingan Kajari Kepulauan Sangihe M Datuiding pemkab Sangihe akan merasa nyaman. Sehingga semua bisa bekerja sesuai tupoksi. Dan saya ingatkan jika ada oknum yang mencoba melakukan pemerasan langsung saja lapor,” tegas Kajati.(nty)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional