Menu

Hontong, Lepas Keberangkatan Bantuan dan Relawan ke Sulteng

  Dibaca : 406 kali
Hontong, Lepas Keberangkatan Bantuan dan Relawan ke Sulteng
Pelepasan relawan Sangihe yang akan berangkat ke Sulteng oleh Wabub Helmud Hontong.(foto: Nelty Manamuri)

indoBRITA, Sangihe – Bantuan dan Tim Relawan Sangihe Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Sangihe Tiger Club (STIC), Pemuda Sangihe siap dikirim dan membantu korban bencana di Sulawesi Tengah (Sulteng) tepatnya Palu, Donggala dan Sigi yang ditandai dengan pelepasan oleh Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Helmud Hontong, Kamis (11/10/18) di depan kantor Kesbangpol Sangihe.

Dalam sambutanya, Hontong mengungkapkan hal ini dilakukan untuk turut meringankan beban saudara-saudara yang terkena musibah bencana gempa bumi dan tsunami.

“Selaku pimpinan di daerah ini, saya sangat mengapresiasi kegiatan kemanusiaan bertajuk relawan peduli bencana. Hal ini sangat membanggakan bagi saya karena tim relawan yang peduli kemanusiaan dan memiliki rasa peduli atas derita yang dialami saudara-saudara kita Palu, Sigi dan Donggala,” ungkapnya.

Baca juga:  APBD Dibebani Pembayaran Tenaga Honor, Pemkab Sangihe Terancam Tidak Bisa Terima CPNS

Lanjut Hontong, kehadiran para relawan ini merupakan bukti eksistensi para putra-putri terbaik yang ingin melayani dan membaktikan diri dalam membantu para korban bencana.

“Semoga saudara-saudara mampu menyesuaikan dengan suasana dan kondisi daerah bencana sambil mengatakan dan mengimplementasikan semangat Somahe Kai Kehage bagi korban bencana dan bagi kita semua,” tandas mantan anggota DPRD Sangihe dua periode ini.

Terpisah Kepala Dinas Perhubungan Sangihe Frans Porawouw menjelaskan telah melakukan koordinasi dengan IDI terkait angkutan yang akan digunakan untuk membawa bantuan serta petugas medis untuk diberangkatkan.

“Pihak IDI bermohon untuk peminjaman kendaraan untuk mengangkut bantuan berupa bahan makanan ke lokasi bencana di Sulteng. Dan rencananya ada 6 kendaraan yang akan digunakan semuanya kendaraan doble kabin,” ungkap Porawouw.

Baca juga:  Bupati CEP Hadiri Rapat Konsolidasi Dewan Pengurus APKASI di Jakarta

Lanjutnya, bantuan bagi korban bencana sudah akan di berangkatkan.

“Karena perjalanan menuju lokasi bencana ini jauh, maka di jadwalkan saat tiba di Manado itu pagi hari, agar ketika malam bisa beristrahat. Sebab perjalanan menuju lokasi bisa memakan waktu 2-3 hari,” jelasnya sembari menambahkan bantuan ini akan disalurkan langsung kepada korban agar tepat sasaran begitu juga dengan tim medis langsung akan melakukan pengobatan gratis selama kurang lebih 3 hari.

Tim yang akan diberangkatkan pada Jumat 12 oktober 2018 bakal menuju Pelabuhan Pananaru menaiki kapal veri menuju Amurang.(nty)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional