Menu

Protes Draf RUU Pendidikan Agama, Bara Temui Pimpinan DPR RI

  Dibaca : 50 kali
Protes Draf RUU Pendidikan Agama, Bara Temui Pimpinan DPR RI
Bara Hasibuan mewakili Indonesia dalam pertemuan internasional (fto: dok bara fb)

indoBRITA, Manado-Draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Pesantren dan Pendidikan Agama soal kegiatan sekolah minggu dan katekisasi yang harus mendapat izin terlebih dulu dari Kanwil Kementerian Agama menuai resistensi dari jutaan umat Kristiani.  Persatuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) sudah melayangkan protes soal dua pasal, 60 dan 70 yang hendak mengatur kegiatan sekolah minggu dan  katekisasi tersebut.

Draf ini sendiri sudah disodordkan untuk dibahas lebih lanjut di Komisi VIII DPR RI. Bara Hasibuan Walewangko, salah satu wakil Sulut di Senayan menangkap kegelisahan  masyarakat tersebut.

Meski duduk di Komisi VII, politisi asal Sonder, Minahasa ini tak  mau diam saja dengan kegelisahan umat Kristiani itu. Pria yang meraih gelar S1, S2 dan S3 di Negeri Paman Sam ini langsung menemui pimpinan Badan Legislatif (Baleg) dan Komisi VIII DPR RI agar mencabut dua pasal yang dimaksud. Ia juga sudah menghubungi langsung Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo.

Baca juga:  Salak Pangu, Tarik Perhatian Puan Maharani Saat Menghadiri Rakornas PDI-P

“Kebetulan Ketua Komisi VIII adalah teman baik, juga dari partai yang sama dengan saya. Ternyata draf itu muncul karena kurangnya pengetahuan tentang kegiatan atau tradisi peribadatan,” ujar Bara saat bersua dengan sejumlah wartawan di Manado, Jumat (26/10/2018).

Kepada pimpinan Baleg dan Komisi VIII, putra mantan Pemimpin Umum Suara Pembaharuan, Albert Hasibuan ini menyampaikan jika pendidikan sekolah minggu dan katekisasi merupakan bagian hakiki dari peribadahan gereja yang tidak dapat dibatasi oleh jumlah peserta, serta tidak perlu membutuhkan izin khusus.

“Sekolah minggu memang memakai kata sekolah. Tapi, ini bukan seperti sekolah formal. Sekolah minggu adalah tradisi peribadatan kristen khusus anak-anak yang belum dewasa. Kegiatan ini sudah sejak lama dan tidak pernah bermasalah,” katanya.

Baca juga:  Mendaftar Lewat PDIP, Juana Tumbio Di PAW PAN

Mantan Sekjen DPP PAN ini berencana menjembatani dialog masyarakat, khususnya umat Kristiani dengan DPR RI soal RUU Pesantren dan Pendidikan Agama. “Mudah-mudahan Ketua Komisi VIII punya waktu dan bisa berdialog dengan masyarakat Sulut,” ucapnya. (hng/adm)

 

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional