Menu

Banyak Kenangan, Jembatan Ranoyapo ‘Pata’ Dibongkar

  Dibaca : 177 kali
Banyak Kenangan, Jembatan Ranoyapo ‘Pata’ Dibongkar
Kondisi jembatan 'pata' Ranoyapo saat sejumlah alat berat sedang membongkarnya. (foto ape)

indoBRITA, Amurang – Akibat bencana alam tahun 2000, jembatan Ranoyapo mengalami kerusakan. Bahkan, akibatnya jembatan tersebut tak bisa digunakan lagi. Namun, setelah melewati sekitar 18 tahun lebih, jembatan tersebut akhirnya dibongkar. Pun demikian, warga Amurang dan Minsel pada umumnya mengaku banyak kenangan dilewatinya dilokasi jembatan ‘patah’ tersebut.

‘’Ya, jembatan Ranoyapo telah jadi icon selama 18 tahun lebih bagi Kabupaten Minsel, pasca ambruk tahun 2000 silam. Artinya, banyak kenangan telah dilewati warga Amurang secara khusus dan Minahasa Selatan pada umumnya,’’ujar Hanny Sumarauw, warga Buyungon.

Baca juga:  Jelang Pelaksanaan MSRF, Polres Minsel Gelar Rakor Bersama Pemerintah Kabupaten

Lanjut kata Sumarauw, bahwa tak terhitung kenangan yang dialaminya bersama teman-teman waktu dulu. Tapi, kalau Pemprov Sulut melalui Kementerian PUPR telah menjadwalkan membongkarnya. Baginya, hal diatas sangat didukungnya.

‘’Sekali lagi, soal pembongkaran jembatan ‘pata’ tersebut sangat didukung. Sebab, siapa tahu pemerintah akan menggantinya dengan jembatan baru. Dengan harapan hal diatas akan ikut terlaksana,’’ucapnya yang ikut dibenarkan Djeny Pontoh, IRT asal Kilometer Tiga.

Ditambahkannya lagi, jembatan ‘pata’ itu sudah menjadi icon bagi pariwisata Minsel. Namun, apa mau dikata pemerintah telah siap bangun baru. Makanya kondisi jembatan tersebut harus dibongkar.

Baca juga:  Sehat Itu Mahal, Liow Apresiasi Program UHC yang Digagas Bupati CEP

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Minahasa Selatan, Rudi Tumiwa, ST MM ikut angkat suara soal pembongkaran jembatan ‘pata’ itu. ‘’Benar, jembatan Ranoyapo itu menjadi tanggungjawab Pemprov Sulut melalui Kementerian PUPR. Sebagaimana yang kita lihat, bahwa proyek pembongkaran jembatan sementara dilaksanakan. Kita berharap, selesai bongkar akan langsung dibangun baru,’’jelas Tumiwa.

Dari amatan media ini, sejumlah pekerja dan beberapa alat besar tampak sedang bekerja dan membongkarnya. Bahkan, saat proses pembongkaran, banyak warga ikut menyaksikan dari dekat. (ape)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional