Menu

Mantan Kasir La Rascasse Bantah Gelapkan Uang Perusahaan

  Dibaca : 75 kali
Mantan Kasir La Rascasse Bantah Gelapkan Uang Perusahaan

Vivi : Saya Akan Tempuh Jalur Hukum

IndoBRITA, Manado—Mantan kasir La Rascasse Vivie Lumi, yang sebelumnya dijadikan tersangka oleh penyidik Polresta Manado atas dugaan kasus penggelapan uang perusahaan, ternyata tidak terbukti.

Tegas Vivie membantah dirinya telah melakukan penggelapan uang perusahaan. Hal itu dia buktikan atas dasar putusan praperadilan dengan Nomor : 17/Pid.Pra/2018/PN.Mnd, menyatakan dirinya tidak bersalah.

“Sebelumnya ada berita beredar terkait laporan Clartje selaku owner La Rascasse, menyatakan bahwa saya telah menggelapkan uang perusahaan, itu tidaklah benar. Buktinya dalam sidang praperadilan saya dinyatakan tidak bersalah,” tegas Vivie.

Ia mengatakan diduga ada kejanggalan ketika penyidik Polresta Manado menetapkan dirinya sebagai tersangka dan langsung dilakukan penahanan seperti pelaku kejahatan kriminal.

Baca juga:  210 Orang Tewas di Jalan

“Waktu itu saya tidak bisa berbuat apa-apa. Saya langsung ditahan oleh penyidik. Kemudian melalui penasehat hukum, kami mengajukan praperadilan karena proses penetapan tersangka sampai penahanan tidak sesuai prosedur hukum yang berlaku. Herannya lagi, sidang praperadilan masih berproses di PN Manado dan belum ada putusannya. Penyidik telah melakukan tahap dua, pelimpahan berkas dan tersangka ke Kejaksaan,” sesal Vivie.

Kata Vivie lagi, tudingan bahwa dirinya tidak membuat laporan pertanggungjawaban keuangan dan tidak pernah menyetor uang pendapatan ke kas perusahaan hingga mengakibatkan kerugian materiil sebesar Rp300 juta, itu tidaklah benar. Tuduhan tersebut telah tersebar, sehingga mencermarkan nama baik. Dia mengaku dalam waktu dekat ini akan menempuh jalur hukum.

Baca juga:  Polda Sulut Gelar Operasi Keselamatan Samrat 2018

“Jadi pokok perkara berawal dari laporan Clartje selaku owner La Rascasse, terkait masalah pemalsuan tanda tangan. Dalam kasus tersebut saya menjadi saksi dan bersumpah di atas Alkitab. Saya mengaku benar itu adalah tanda tangan Clartje. Bahkan sampai melakukan pemeriksaan leb di Makassar membuktikan bahwa benar tanda tangan Clartje. Kemudian hubungan saya dengan Clartje sudah tidak baik,” kata Vivie.

“Saya meminta mengundurkan diri dari perusahaan. Entah kenapa, saya dilaporkan dugaan kasus penggelapan uang perusahaan berdasarkan kwitansi yang saya tanda tangani. Padahal waktu saya bekerja saya dipercayakan menjabat Direktur. Jadi semua kwitansi memang harus saya tanda tangani. Atas dasar itulah saya dituduh mencuri uang perusahaan,” tegas Vivie.(hng)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional