Menu

Massa 212 Eluk-elukan Namanya, Prabowo: Saya Bangga, tapi Tak Boleh Kampanye

  Dibaca : 14 kali
Massa 212 Eluk-elukan Namanya, Prabowo: Saya Bangga, tapi Tak Boleh Kampanye
Prabowo Subianto diminta membawakan sambutan saat acara reuni 212 di Monas (foto: istimewa)

Zulkifli Hasan, Anies Baswedan, Hidayat Nur Wahid dan Amien Rais Juga Hadir

indoBRITA, Jakarta – Teriakkan Hidup Prabowo menggema saat calon presiden (Capres) nomor urut 02 menghadiri reuni 212 di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (2/12/2018). Sejumlah massa juga tampak mengacungkan dua jari dan mengeluk-elukan nama Ketua Umum Gerindra itu.  Teriakan itu terus membahana hingga Prabowo sampai di area panggung utama.

Prabowo sendiri sempat menyampaikan pidato singkat di atas panggung. Dia menyebut pidatonya singkat karena tidak diperbolehkan untuk berkampanye.

“Saya tidak akan panjang-panjang bicara, karena sebagaimana kalian ketahui, saya sekarang telah mendapat tugas dan amanah sebagai calon presiden RI, dan karena itu saya harus patuh dan mengikuti semua ketentuan, saya tidak boleh bicara politik pada kesempatan ini, saya tidak boleh kampanye,” tutur Prabowo dalam pidatonya seperti dilansir dari detik.com.

Baca juga:  Isu Pilpres Merembet ke Gaya Busana, Batik Prabowo Vs Sneakers Jokowi

Prabowo mengaku bangga dengan banyaknya umat Islam yang hadir di Reuni 212. Pria berpasagan dengan Sandiaga Uno di Pilpres 2019 ini menyebut merasa bangga karena massa datang dengan tertib.

“Ini kehormatan bagi saya, kebanggaan bagi saya, saya bangga melihat jutaan rakyat Indonesia, jutaan umat Islam, jutaan tapi damai, tertib…. Tadi saya datang dari Kebayoran, saya lihat keluarga-keluarga jalan dengan tertib, menggendong anaknya, tertib, damai, luar biasa, saya bangga hari ini, saya bangga sebagai anak Indonesia, dan saya bangga sebagai muslim di Indonesia,” jelas Prabowo.

Baca juga:  Menteri Yasonna Sebut Lonceng Gereja Dapat Sejukan Hati

Selain Prabowo, sejumlah tokoh yang hadir di antaranya Ketua MPR Zulkifli Hasan, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Gubernur DKI Anies Baswedan, Ahmad Dhani, hingga Amien Rais.

Sebelumnya Bawaslu memperingatkan agar tidak ada unsur kampanye dalam reuni 212. Bawaslu mengatakan kampanye tidak boleh dilakukan, baik oleh peserta maupun panitia acara.

“Iya semua peserta reuni 212 nggak boleh berkampanye, baik panitia dan peserta,” ujar anggota Bawaslu, Rahmat Bagja, masih seperti dilansir dari detik.com

Bagja menegaskan kampanye dilarang, baik kampanye pilpres maupun caleg. Panitia dan peserta reuni 212 juga dilarang menghina atau menyampaikan ujaran kebencian. (dtc/adm)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional