Menu

Kekuatan KKB Berkisar 30-50 Orang, Kapolri Turunkan 154 Prajurit

  Dibaca : 17 kali
Kekuatan KKB Berkisar 30-50 Orang, Kapolri Turunkan 154 Prajurit
Kapolri Jenderal Tito Karnaviian menjawab pertanyaan pers (foto: ist)

indoBRITA, Jakarta –Identitas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menembak 31 pekerja Trans Papua dan satu anggota TNI sudah dikantongi  Polri. Kelompok tersebut diduga berkisar 30-50 orang dibawah pimpinan Egianus Kogoya.

Jumlah senjata yang dimiliki sekitar 20 pucuk senjata api.”Saat ini kita kirim tim gabungan Polri-TNI, dipimpin langsung oleh Kapolda dan Pangdam bergerak ke sana. Kekuatan mereka tidak banyak, lebih-kurang 30-50 orang dengan 20 pucuk,” kata Kapolri Tito  Karnavian di Istana Negara, Jakarta Pusat, seperti dilansir dari Detik. Com, Rabu (5/12/2018).

Mantan Kapolda Papua ini mengisahkan sedikit tentang kelompok Egianus. Kelompok itu disebut sempat mengganggu Pilkada di wilayah Papua. Mereka juga memeras pemerintah daerah dan masyarakat sebelum berpindah ke Nduga.

Baca juga:  Misa Perdana Mgr Rolly Untu, Olly Apresiasi Peran Aktif Umat Katolik dalam Pembangunan

“Tapi kelompok Egianus Kogoya ini bergeser berpindah d sekitaran Nduga… dan terakhir mereka bawa, dia lihat sasaran yang mudah adalah pekerja ini. Mereka pahlawan-pahlawan untuk Pembangunan Papua. Ini mereka tanpa belas kasihan bawa dan mereka lakukan pembunuhan,” ujarnya.

Personel yang sudah diturunkan kurang-lebih 154 prajurit. Tito yakin personel TNI-Polri yang jumlahnya lebih besar bisa melumpuhkan KKB. “Kekuatan yang kita kirim jauh lebih besar karena yakin kita sebentar lagi bisa kita kendalikan,” ujarnya.

Tito mengakui prajurit tekendala medan yang berat dalam menyisir lokasi  dan mengamankan sekaligus mencari KKB. Medan lokasi yang berat dan luas juga memungkinkan para pemberontak sudah ada yang melarikan diri dari lokasi pembunuhan.

Baca juga:  SAS Beraksi di TMMD ke-103

Namun begitu, Tito sudah menginstruksikan para personelnya untuk mengamankan lokasi pembangunan proyek di Trans Papua. Apalagi Presiden Jokowi sudah menginstruksikan pembangunan tetap jalan.

“Jadi pembangunan sesuai perintah Bapak Presiden harus jalan terus dan Polri-TNI saya sudah koordinasi dengan panglima beliau sedang di Papua bersama Wakapolri, kita akan jalankan terus, kita akan amankan. Kami lakukan koordinasi yang lebih intens pada jajaran Bapak Menteri PUPR, programnya so must go on, artinya jalan terus. Dia tidak akan pernah takut,” kata Tito.(dtc/adm)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional