Menu

Cegah DBD, Lomban Imbau Warga Jaga Kebersihan dan Lingkungan

  Dibaca : 38 kali
Cegah DBD, Lomban Imbau Warga Jaga Kebersihan dan Lingkungan
Walikota Bitung Max Lomban.(foto : HumPro Bitung)

indoRITA, Bitung-Wali Kota Bitung Maxmiliaan Jonas Lomban mengimbau masyarakat Kota Bitung untuk menjaga kebersihan lingkungan guna menghindari penyebaran penyakit demam berdarah (DBD).

 

“Kemenkes mengeluarkan surat edaran untuk mengimbau dan mendorong masyarakat, yang dimulai dari seluruh pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melakukan upaya pencegahan dan Pengendalian penyakit DBD dan penyakit Virus Zika,” kata Lomban di Bitung, Rabu (9/1/19).

 

Dia mengatakan sejak Januari 2016 telah terjadi kecenderungan peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dan kejadian Luar Biasa (KLB) DBD di berbagai provinsi di Indonesia.

 

Untuk itu Wali Kota menginstruksikan kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Bitung mulai dari perangkat daerah terkait seperti Dinas Kesehatan, Badan Lingkungan Hidup, perangkat kecamatan dan kelurahan untuk bersinergi dengan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Baca juga:  Tetty Hadiri Konsolidasi dan Melantik Pengurus Desa Partai Golkar

 

Lomban mengajak masyarakat agar memahami pencegahan DBD yang dapat dimulai dari lingkungan sekitar.

 

“Upaya pencegahan terhadap penularan DBD dan penyakit Virus Zika dilakukan dengan pemutusan rantai penularan DBD berupa pencegahan terhadap gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopicus,” katanya.

 

Langkah-langkah yang dilakukan kata Lomban, antara lain melakukan pemantauan jentik nyamuk dan PSN 3M Plus disetiap rumah secara rutin untuk memberantas sarang nyamuk yaitu dengan: – Menguras tempat-tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampungan air di lemari es, dan dispenser;

Baca juga:  Ketua Perbakin Manado Sahkan WSC

– Menutup rapat-rapat tempat penampungan air seperti drum/gentong air, kendi air dan lainnya;

 

“Juga, Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung air seperti botol plastik, kaleng, ban bekas karena berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes,” ungkapnya.

 

Lomban juga mengajak masyarakat untuk mengaktifkan kembali Gerakan satu Rumah Satu Jumantik.

“Jumantik adalah orang yang melakukan pemeriksaan, pemantauan dan pemberantasan jentik nyamuk khususnya Aedes aegypti dan Aedes Albopictus,” pungkasnya.(yet)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional