Menu

231 Kasus Wabah DBD di Tahun 2018, Ini Imbauan Wawali Manado di Tahun 2019

  Dibaca : 86 kali
231 Kasus Wabah DBD di Tahun 2018, Ini Imbauan Wawali Manado di Tahun 2019
Wakil Walikota Manado Mor D Bastian didampingi oleh Wakil Ketua TP PKK Imelda Bastian Markus dan Kadis Kesehatan Kota Manado saat kunjungi pasien DBD di RS Prof Kandou.

indoBRITA, Manado – Dari data yang ada, kasus DBD di tahun 2018 mengalami peningkatan yakni 231 kasus, dibandingkan tahun 2017 yang mencapai 142 kasus.

Dengan siklus 10 tahunan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya peningkatan adalah meningkatnya penduduk di Kota Manado.

Wakil Walikota Manado Mor D Bastian saat mengunjungi pasien yang terkena wabah demam berdarah dengue (DBD) di rumah sakit Prof Kandou mengatakan, dengan arus urbanisasi pertumbuhannya cukup pesat yang menyebabkan kepadatan penduduk di Kota Manado, membuat kebersihan lingkungan jarang dipelihara dengan baik.

Baca juga:  Bupati Tetty Hadiri Rapat Konsolidasi H-30 Pemilu di Jakarta

“Ini juga kalau masyarakat tidak punya kesadaran untuk menjaga lingkungannya bersih, maka tentu penyakit-penyakit seperti ini tetap akan terjadi,”katanya.

Lanjut dikatakan Wawali Manado, langkah yang dilakukan Pemkot Manado saat ini adalah melaksanakan penyemprotan atau fogging pada wilayah yang ditemukan adanya kasus DBD dan itu telah dilakukan Pak Walikota Vicky lalu di sejumlah lokasi pekuburan dan sekolah-sekolah.

“Sementara data dikumpulkan dari rumah sakit dan Puskesmas, kami terus bekerja, tidak harus tunggu sampai dikeluarkannya KLB. Sesuai instruksi Pak Walikota, sesudah apel perdana Pemkot Manado kami telah melakukan fogging. Bahkan, Pak Walikota Vicky Lumentut turun langsung melakukan fogging,” ungkap Mor Bastiaan.

Baca juga:  Angka Harapan Hidup Warga Sulut di Atas Rata-rata Nasional

Namun yang paling pokok, Mor Bastian menghimbau agar di tahun 2019 masyarakat harus memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan baik di rumah maupun lingkungan sekitar.

“Saya menghimbau di tahun ini, agar masyarakat Kota Manado dengan terus menerapkan program 3 M yakni menutup, menguras dan menimbun tempat penampungan air maupun bahan plastik seperti botol, kaleng yang menjadi biang pertumbuhan jentik nyamuk DBD tersebut”pungkas orang nomor dua di Kota Manado itu.(ewa/**)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional