Menu

Berita Ahok Gantikan Ma’ruf Amin, Begini Penjelasan Indopos

  Dibaca : 38 kali
Berita Ahok Gantikan Ma’ruf Amin, Begini Penjelasan Indopos
Direktur Hukum dan Advokasi TKN Jokowi - Ma'ruf Amin, Ade Irfan Pulungan, mengadukan berita dengan judul Ahok Gantikan Ma'ruf Amin yang dimuat Indopos ke ke Dewan Pers.(Foto: Tempo/ istimewa)

indoBRITA, Jakarta-Berita Ahok gantikan Ma’ruf Amin yang dimuat Harian Indopos edisi Rabu (13/2/2019) dilaporkan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf ke Dewan Pers. Pemimpin Redaksi Indopos, Juni Armanto siap bertanggungjawab soal itu.

Juni mengatakan medianya hanya mengangkat isu yang belakangan santer beredar di media social. Indopos juga menurut dia sudah melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada TKN Jokowi – Ma’ruf Amin.

“Terkait pemberitaan itu, sebetulnya diangkat karena sebelumnya sudah viral di media sosial grafis (soal Ahok menggantikan Ma’ruf sebagai Wapres) itu. Kemudian kami angkat dengan menghubungi pihak TKN,” tutur Juni seperti dilansir dari Temp.Co, Jumat (15/2/2019).

Berita yang membuat TKN meradang ini bercerita soal rumor pergantian Ma’ruf Amin oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok apabila lolos dalam Pilpres nanti. Melengkapi berita tersebut juga dimuat gambar skenario di mana Ahok akan menggantikan Ma’ruf Amin dan akhirnya menjadi presiden menggantikan Jokowi. Setelahnya Ketua Umum Perindo, Harry Tanoe diangkat menjadi Wakil Presiden.

Baca juga:  Pilpres Digelar 2018, Jokowi Pasti Menang. 2019..?

Pada berita tersebut diketahui memang Indopos telah melakukan konfirmasi kepada TKN melalui juru bicaranya, Ace Hasan Syadzily. Pada berita itu diketahui Ace menampik kabar itu, dan menyebutnya sebagai rumor tidak benar alias hoax. Selain Ace, Indopos pun memuat bantahan dari anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Eva Kusuma Sundari.

Juni menambahkan pihak Indopos membuka ruang sebesar-besarnya pada TKN agar dapat menyampaikan klarifikasinya. Ia mengklaim sebelumnya sudah berkomunikasi dengan TKN melalui Ratna yang ia sebut merupakan salah seorang anggota dari tim Ketua TKN, Erick Thohir.

Baca juga:  Rolling Pejabat Eselon II Pemprov Sulut Usai Pengukuhan OPD Baru

Namun saat ini, mengetahui medianya dilaporkan ke Dewan Pers ia mengatakan pihaknya akan bertanggung jawab, dan menghadapinya. Ia berharap melalui Dewan Pers semuanya dapat berjalan lancar dan menelurkan solusi terbaik.

Pelapor kasus ini, Ade Irfan Pulungan, yang juga Direktur Hukum dan Advokasi TKN, mengatakan dirinya menolak untuk berkomunikasi dengan Indopos. Menurutnya mengadu ke Dewan Pers adalah solusi terbaik karena berita itu sudah terlanjur terbit.

“Saya pikir tidak perlu (berkomunikasi). Karena ini sudah terbit. Justru sebenarnya mereka yang harus menanyakan kenapa kok rumor dan kajiannya dari medsos. Maka langsung ke dewan pers saja,” tutur Ade di kantor Dewan Pers. (tempo/adm)

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional