Menu

Prabowo Sentil Program Bagi-bagi Serfikat, Jokowi Sindir Penguasan Lahan

  Dibaca : 39 kali
Prabowo Sentil Program Bagi-bagi Serfikat, Jokowi Sindir Penguasan Lahan
Jokowi dan Prabowo Subianto usai debat capres di Hotel Sultan Jakarta (foto: detik/ist)

indoBRITA, Jakarta –Calon presiden (Capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku kurang setuju dengan program bagi-bagi sertifikat tanah yang dilakukan Pemerintahan Jokowi. Menurut Prabowo bag-bagi sertifikat dapat berdampak pada tiadanya lahan bagi anak-cucu kelak.

“Jumlah penduduk akan terus bertambah, sementara tanah akan tetap begitu,” kata Prabowo dalam debat capres di The Sultan Hotel Jakarta, yang disiarkan secara langsung sejumlah televisi, Minggu (17/2/2019) malam.

Jokowi tersentak dengan pernyataan itu. Kata capres nomor urut 01, sertifikat yang dibagikannya untuk rakyat kecil. “Pembagian (sertifikat) yang tadi sudah saya sampaikan hampir 2,6 juta memang agar produktif,” ucapnya.

Baca juga:  10 Ribu Pelajar Histeris, Gubernur Disebut Mner Olly Punya Kita Semua

Jokowi kemudian membeber bila sertifikat yang dibagikan bukan untuk lahan yang besar. Ia bahkan menyebut Prabowo punya lahan yang sangat luas.

“Saya tahu Pak Prabowo memiliki lahan yang sangat luas di Kalimantan Timur sebesar 220 ribu hectare dan 120 ribu hektare di Aceh Tengah. Saya hanya ingin menyampaikan bahwa pembagian-pembagian seperti ini tidak dilakukan masa pemerintahan saya,” kata Jokowi seperti ingin menyindir balik Prabowo.

Mengingat waktu debat yang terbatas, Prabowo baru bisa menanggapi itu dalam closing statementnya. Ketua Umum DPP Gerindra tak menampik menguasai ratusan ribu hektare tanah di sejumlah wilayah di Indonesia.

Baca juga:  Menteri Yohana Susana Yembise Ingin Bagi Pengalaman Dengan Bupati Vonnie Panambunan

“Kami minta izin, tadi disinggung soal tanah yang saya kuasai ratusan ribu di beberapa tempat. Saya akui itu benar,” ujar Prabowo.

Namun begitu, Prabowo menyebut tanah yang dimilikinya itu berstatus hak guna usaha atau HGU. Ia siap jika sewaktu-waktu tanah tersebut diambil negara.

“Kalau untuk negara, saya rela mengembalikan itu semua. Tapi daripada jatuh ke orang asing, lebih baik saya yang kelola. Karena saya nasionalis dan patriot,” katanya. (adm)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional