Menu

Gereja dan Hotel Diguncang Bom di Sri Lanka, 207 Orang Tewas

  Dibaca : 53 kali
Gereja dan Hotel Diguncang Bom di Sri Lanka, 207 Orang Tewas
Tentara Sri Lanka mengamankan daerah di sekitar St. Anthony di Kolombo setelah ledakan bom pada hari Minggu. (foto: nytimes/Chamila Karunarathne / Associated Press)

indoBRITA, Manado-Serangkaian bom mengguncang Sri Lanka, Minggu (21/4/2019). Ratusan orang dikabarkan meninggal akibat guncangan bom tersebut.

Data terbaru dari kepolisian Sri Lanka menyebutkan teror bom itu sudah menewaskan 207 orang, termasuk di antaranya 30 warga negara asing.

The New York Times melaporkan jika serangan bom itu menyasar umat Katolik yang sedang menghadiri misa Paskah dan tamu hotel ternama yang dipenuhi wisatawan asing.

Adapun gereja yang diserang dengan bom adalah St Sebastian di Katuwapitiya, Kolombo Utara, St. Antony, Gereja Batticaloa, Provinsi Timur dan St. Sebastian di Negombo.

“Kami melihat seperti sungai darah,” kata N. A. Sumanapala, seorang penjaga toko di dekat gereja yang menyaksikan ledakan bom di geraja St Sebastian Negombo.

Sementara tiga hotel yang diserang terletak di Kolombo yaitu Cinnamon Grand, The Shangri-La dan Kingsbury. “Banyak warga yang menjalani perawatan di rumah sakit,” ujar Samiddhi Samarakoon, Wakil Direktur Rumah Sakit Nasional Sri.

Dilansir dari CNN, ada 450 orang juga terluka akibat guncangan bom pada delapan titik di Sri Lanka. Menteri Pertahanan Sri Lanka, Ruwan Wijewarden mengatakan pihaknya sudah menahan tujuh orang.

Pascapengeboman, Pemerintah Sri Lanka juga langsung memblokir media sosial. Pemblokiran tersebut sebagai reaksi atas merebaknya berita palsu di media sosial.

Pengeboman keji yang terjadi pas saat perayaan Paskah mendapat kecaman dari sejumlah pemimpin dunia, termasuk Presiden Jokowi. (hng/adm)

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional