Menu

Update Terbaru, Petugas KPPS Meninggal Bertambah Jadi 119 Orang

  Dibaca : 109 kali
Update Terbaru, Petugas KPPS Meninggal Bertambah Jadi 119 Orang
Komisioner KPU RI, Viryan Azis (foto: antara)

indoBRITA, Jakarta-Kabar duka kembali  mengiringi proses perhitungan suara pemilu serentak di sejumlah daerah. Jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal saat sedang menjalankan tugas bertambah dari 91 menjadi 119 orang.

Komisioner KPU RI, Viryan Azis menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya para pejuang demokrasi tersebut. “Kami diselimuti duka mendalam. Petugas KPPS yang meninggal saat sedang bertugas tersebar di 20 provinsi, terbanyak di Jawa Barat dan Jawa Tengah,” kata Viryan dalam wawancara dengan Kompas TV, Selasa (23/4/2019).

Selain itu ada kurang lebih 500-an petugas yang sakit. Mereka yang meninggal dunia maupun sakit ini ditengarai karena kelelahan usai bertugas melakukan penghitungan dan rekapitulasi suara pemilu.

Baca juga:  Tingkatkan Pendapatan Petani, Pemprov Sulut Launching Kobong Organik

Untuk proses perhitungan selanjutnya, KPU dan dinas kesehatan serta pemerintah daerah menurut Viryan sudah mengirimkan petugas kesehatan.”Ada petugas yang akan mengeck kondisi petugas,” ujarnya.

KPU akan memberi santunan kepada para korban, baik yang meninggal dunia maupun sakit. Rencana santunan tersebut sedang dibaas KPU dan pihak Kementerian Keuangan,

KPU juga siap melakukan evaluasi bersama DPR, pemerintah dan masyarakat untuk mencari formula terbaik penyelenggaraan pemilu lima tahun depan. “Sudah diputuskan bahwa pemilu lima tahun depan menjadi tujuh kotak suara. Tapi, apa yang terjadi pada pemilu kali ini akan menjadi bahan evaluasi,” ucap Viryan.

Baca juga:  Olly Dondokambey Ingin Pariwisata Sulut Berkelas Dunia

Ada wacana menurut dia menggelar pemilu terpisah untuk pusat dan daerah. “Kalau hanya tiga kotak suara bebannya akan lebih bekurang,” kata Viryan.

Banyak pihak memang mengusulkan agar ke depan desainnya serentak nasional untuk memilih lembaga nasional seperti presiden, DPR dan DPD digelar tersendiri. Lalu pemilu daerah yang meliputi pemilihan untuk gubernur, wali kota, bersamaan dengan DPRD provinsi serta kabupaten/kota. (hng/adm)

 

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional