Tim Verifikasi KLA dari KP3A RI Kunjungi Kota Tomohon

  • Whatsapp

Suasana kunjungan di Ruang Rapat Sekda Kota Tomohon. (Foto: ist)

indoBRITA, Tomohon- Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak didampingi Wakil Wali Kota Syerly Adelyn Sompotan (SAS), menerima kunjungan Tim Verifikasi Kota Layak Anak (KLA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KP3A) Republik Indonesia. Pertemuan dilakukan di ruang rapat Sekda Kantor Wali Kota Tomohon, Selasa (20/6/2017).

Taufieq Uwaidha pakar anak selaku Ketua Tim menjelaskan, Kabupaten/Kota Layak Anak adalah Kabupaten/Kota yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin terpenuhinya hak dan perlindungan anak.

“Tomohon memiliki peluang yang cukup besar untuk masuk kategori Kota Layak Anak, dari presentasi Walikota Tomohon, banyak hal yang menarik disampaikan walaupun belum sempat dimasukan dalam data yang dikirim di Kementerian jadi data ini pun kami akan pegang,” beber Uwaidha didampingi Robby Prawira bersama Agus Suksestioso.

Baca juga:  Kapolda Sulut Resmikan Gedung SPKT dan Pos Penjagaan

“Untuk menetapkan Kabupaten/Kota memperoleh penghargaan Kota Layak Anak adalah dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia dan tentunya memiliki kelompok indikator penilaian yang meliputi penguatan kelembagaannya, pengasuhan anak, kesehatan dan kesejahteraan anak, pendidikan serta perlindungan khusus,” jelasnya.

Sebelumnya, Eman mengatakan selaku pemerintah Kota Tomohon tentunya terus berusaha dan berupaya untuk membuat Kota Tomohon sebagai Kota Layak Anak, sampai saat ini kami pun banyak melakukan program yang berkaitan dengan pembentukan karakter anak, serta melakukan berbagai program yang intinya mensejahterakan anak, disamping itu melindungi hak-hak anak contohnya dalam Lapas anak, Pemkot Tomohon melalui dinas terkait melakukan program belajar sehingga para anak-anak di Lapas, selain memperoleh binaan dalam Lapas mereka juga memperoleh hak untuk belajar atau memperoleh pendidikan yang layak.

“Kami akan berupaya mempersiapkan data kegiatan yang berkaitan  dengan kesejahteraan anak sehingga dapat mendukung penilaian untuk Kota Tomohon dalam memperoleh penghargaan KLA, dan untuk memperoleh penghargaan KLA ini tentunya harus ada dukungan dari  jajaran Pemkot bersama seluruh masyarakat Kota Tomohon,” ujar Eman.

Baca juga:  Gelaran Sulut Expo 2019 Ditutup, Presiden RI ke-5 Sambangi Stand Pemkot Tomohon

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Tomohon dr Olga Karinda MKes mengungkapkan saat ini pihaknya akan mendampingi Tim Verifikasi KLA bersama instansi terkait lainnya untuk meninjau langsung tempat-tempat yang menjadi bahan acuan dalam melengkapi data penilaian yang ada seperti sekolah-sekolah, Puskesmas, Lapas dan tempat lainnya.

Turut hadir, Sekretaris Kota Ir Harold Lolowang MSc, Asisten Perekonomian Ronni Lumowa SSos MSi, Kadis Dikbud Dr Dolvien Karwur MSi, Kaban Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Ir Ervinz Liuw, Kadis Kepemudaan Olahraga Theodorus Paat, Kadis Pengendalian Penduduk dan KB Ir Corry Caroles, Kadis Sosial dr John Lumopa, Kepala PDAM Marthen Gosal.(jfl)

Pos terkait