Menu

Ini Cara Ingatkan Umat Katolik Keuskupan Manado Tentang Motto Tahbisan Uskup Baru

  Dibaca : 965 kali
Ini Cara Ingatkan Umat Katolik Keuskupan Manado Tentang Motto Tahbisan Uskup Baru

Tampak bagian depan dan belakang kaos bertuliskan motto Uskup Manado.(Foto:Jimry/indoBRITA)

 

indoBRITA, Pineleng- Pemimpin umat Katolik di Keuskupan Manado segera terjadi pergantian, yang akan disahkan lewat pentahbisan pada 8 Juli 2017 mendatang, di Stadion Maesa Tondano, Kabupaten Minahasa.

Seperti diketahui bersama oleh kalangan umat Katolik, Uskup Manado Mgr Joseph Theodorus Suwatan MSC akan diganti oleh uskup terpilih yakni Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC sesuai dengan Bulla Kepausan, pada 12 April 2017.

Secara otomatis, lambang dan motto uskup pun mengalami pergantian. Jika, Uskup Suwatan menggunakan motto ‘Credidimus Caritati’ dalam artian ‘Kita telah mengenal dan telah percaya akan cinta Allah kepada kita’, sedangkan uskup terpilih menggunakan motto ‘In lumine Tuo, videmus lumen’, artinya ‘Dalam terang-Mu, kami melihat cahaya’.

Baca juga:  Bupati CEP Sambut Dirjen IKM, Potensi Kelapa Minsel Jadi Pilot Projek

Untuk itu, guna terus mengingatkan kepada umat tentang motto pentahbisan dari uskup terpilih Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC ini, berbagai cara pun dilakukan baik oleh umat maupun pastor.

Salah satunya, yang dilakukan oleh Pastor Paroki Santo Fransiskus Xaverius Pineleng Rheinner Saneba Pr. Pastor enerjik dan penuh kreatifitas ini, ingin mengingatkan motto uskup kepada umat lewat tulisan yang dicantumkan di perlengkapan yang digunakan sehari-hari.

“Yah, kadangkala umat sering lupa mottonya uskup. Saya pun berinisiatif motto tersebut dicatumkan pada kaos-kaos juga payung, sehingga selain kita sering gunakan juga bisa sering dibaca dan diingat,” ujarnya, kepada indoBRITA, Senin (26/6/2017).

Baca juga:  Kejati Sulut Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Penyalahgunaan DAK Pendidikan Sitaro

Lanjut dia, kaos dan payung tersebut tersedia di Kios Sukacita Injil Paroki Pineleng dengan harga terjangkau yang dijual oleh sejumlah Orang Muda Katolik (OMK). “Motto tersebut juga dikombinasikan dengan tulisan Basudara Jo dan I Love NKRI. Ini sebagai spirit yang ditanamkan bukan hanya kepada umat Katolik melainkan kepada seluruh masyarakat Indonesia,” tukas Saneba.(jfl)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional