Menu

Kunjungan Obama Buat Borobudur Makin Mendunia

  Dibaca : 177 kali
Kunjungan Obama Buat Borobudur Makin Mendunia
Obama melambaikan tangan kepada warga yang juga datang melihat Candi Borubudur (foto:merdeka)

indoBRITA, Yogyakarta –Kunjungan mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama ke Yogyakarta, khususnya di Candi Borobudur, Rabu ( 28/6/2017) menjadi perhatian dunia. Menteri Pariwisata Arief Yahya menilai itu sebagai promosi besar untuk Indonesia.

“Dampak kunjungan Obama bersama istri dan anak-anak ke Borobudur sangat luar biasa dan meluas ke berbagai dunia. Borubudur makin mendunia,” kata Arief kepada Ronald Lumingas dari indoBRITA Media Group, Sabtu (1/7/2017) pagi.

Arief rupanya ikut memantau media-media internasional yang menulis kunjungan Obama ke Indonesia, terutama di Borubudur. “Daily Mail Inggris memaparkan bagaimana Obama terlihat santai dengan bercelana jeans dan kaus berkerah yang dipadu sepatu kasual. Ia sangat mengagumi Borubudur, salah satu keajaiban dunia,” ucap Arief.

Baca juga:  PTSP Sulut Menuju Pelayanan Prima

Sementara Guardian menulis ‘First on their itinerary for the two-day visit was Borobudur, a ninth-century Buddhist temple complex’. “Kita senang karena kunjungan Obama ke Borubudur memberikan indirect impact dan media value yang luar biasa,” kata Arief.

Direktur Utama PT TWBC Borobudur Prambanan dan Ratu Boko (PT TWCB PRB), Edy Setijono mengakui kunjungan Obama ke Borubudur dan beberapa daerah lain di Indonesia memang diliput beberapa media asing. Obama sendiri menurut Edy sangat senang bisa menginjakkan kaki di Borubudur.

“Obama mengaku bernostalgia bisa kembali ke Borubudur dan Indonesia. Ia menyampaikan bahwa waktu kecil pernah berkunjung ke sini. Apalagi sekarang mengajak keluarga besarnya,” ujar Edy.

Baca juga:  Pratasis: Pemilu di Sulut Jangan Tinggalkan Kebencian

Edy melanjutkan kalau ia sempat menitipkan pesan toleransi kepada mantan orang nomor satu di negeri Paman Sam itu. “Candi Borobudur ini adalah simbol kerukunan dan toleransi di Indonesia. Sudah berdiri ratusan,  Candi Buddha, itu mampu kita jaga. Walau mayoritas warga di sini adalah umat muslim,” kata Edy lagi. (nal/adm)

 

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional