Menu

Sadis, Dosen Universitas Sam Ratulangi Ditemukan Tewas Dibunuh di Rumahnya

  Dibaca : 20498 kali
Sadis, Dosen Universitas Sam Ratulangi Ditemukan Tewas Dibunuh di Rumahnya
Jenasah Korban Sesaat tergeletak tak bernyawa dengan luka tusukan di sekujur tubuhnya.

indoBRITA, Ranomuut – Naas dialami George (55), seorang dosen Fakultas Teknik di Universitas Sam Ratulagi, ditemukan tewas dengan luka tikaman di sekujur tubuh di ruang tengah rumahnya yang berada di Kelurahan Ranomuut, Lingkungan VII, Kecamatan Paal Dua, tepatnya di depan Ex Pacuan Kuda pada Jumat (8/7/2017), sekitar pukul 23.00 wita.

Korban ditemukan tewas di lantai ruang tengah rumahnya, tepatnya diruang makan oleh pembantu lelaki bernama Tomas yang baru datang dari dari Gorontalo.

Menurut keterangan saksi Tomas, saat pulang dia kaget melihat rumah dalam keadaan gelap dan pintu pagar masih terbuka memengingat jam sudah menunjukan pukul 17.00 wita.

Begitu melihat rumah dalam keadaan gelap saksi tidak langsung masuk, malah duduk sambil berbincang di Pos penjagaan dekat rumah Korban.” Saya belum masuk karna rumah masih gelap, kemungkinan bos (korban) belum pulang dari bepergian”, ungkap saksi.

Baca juga:  Operasi Zebra, Ditlantas Polda Sulut Bagikan Masker Gratis di Pasar Karombasan

Setelah menunggu lama belum ada tanda-tanda datangnya korban, saksi lantas memutuskan untuk masuk kedalam rumah. Saat berada di tangga depan rumah, saksi melihat adanya percikan darah dilantai, begitu sampai di bagian tengah dalam rumah, saksi mendapati korban sudah tergeletak kaku dalam keadaan terbaring bersimpah darah.

Mengetahui hal tersebut, koraban lantas keluar dan berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Tidak berapa berapa lama polisi pun langsung mendatangi TKP.

Setelahnya mayat korban langsung dibawah kerumah sakit oleh tim DVI Polda Sulut dan Inavis Polresta Manado.

Baca juga:  Pakasi Dituntut 3,6 Tahun Penjara

Diketahui korban tinggal di rumah tersebut bersama tomas yang sesaat sebelum kejadian sedang ke Gorontalao dan seorang sopir yang selalu mengantarnya. Istri dan tiga orang anak korban sedang berada di Jakarta.

Saat di konfirmasi Kapolsek Tikala AKP Andri Permana melalui Kanit Reskrim Ipda Iyudi Hartanto membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Sementara masih dikembangkan, motif pembunuhan masih belum diketahui, kami sudah mengamankan barang bukti berupa, satu unit Hanphone nokia, pisau dapur, dua pasang sendal jepit, kotak tisu dan gagang kain pel,” jelas Iyudi. (Irv)

KOMENTAR

1 Komentar

  1. Nathan Sabtu, 8 Juli 2017

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional