Pemkot Tomohon Terus Sosialisasikan Program Jokowi ke Masyarakat

  • Whatsapp

Suasana sosialisasi di Rumah Dinas Wali Kota Tomohon.(ist)

 

Bacaan Lainnya

indoBRITA, Uluindano- Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), menggagas kegiatan sosialisasi tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental, yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota, pada Selasa (25/7/2017).

Saat membuka kegiatan mewakili Wali Kota Jimmy F Eman, Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Harold V Lolowang menjelaskan, Gerakan Nasional Revolusi Mental ini merupakan program Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang telah tertuang dalam Inpres Nomor 12 Tahun 2016.

Lanjut dia, program ini bertujuan untuk memperbaiki dan membangun karakter bangsa Indonesia dengan melakukan revolusi mental yang mengacu pada nilai-nilai integritas, etos kerja dan gotong royong untuk membangun budaya bangsa yang bermanfaat, modern, maju, makmur dan sejahtera berdasarkan Pancasila.

Baca juga:  Walikota Tomohon Buka Seleksi CPNS Kota Tomohon

“Pemerintah Kabupaten dan Kota harus membentuk gugus tugas gerakan nasional revolusi mental yang melibatkan perangkat daerah, pengusaha, masyarakat sipil dan organisasi masyarakat sipil, yang secara khusus menggerakan, melakukan aksi kongkrit, memonitor, mengevaluasi dan mengembangkan revolusi mental,” jelasnya.

“Saya berharap pembentukan gugus tugas revolusi mental Kota Tomohon, dapat menjaga dan menjawab apa yang telah dipercayakan terutama dalam upaya menyukseskan gerakan ini, sehingga harapan kita bersama dan apa yang menjadi cita-cita luhur akan terwujud,” tambah Lolowang.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Tomohon Toar Pandeirot mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi yang menyeluruh tentang gerakan nasional revolusi mental kepada semua unsur terkait untuk menyamakan persepsi, pandangan dan pemahaman tentang gerakan nasional revolusi mental.

Baca juga:  Roring Harapkan penetapan APBD 2020 Tepat Waktu

“Dengan begitu dapat mempercepat internalisasi nilai-nilai revolusi mental yakni integritas, etos kerja dan gotong royong. Selain itu, bertujuan untuk membangkitkan rasa dan semangat kebangsaan di kalangan masyarakat,” tukasnya.

Sebagai narasumber, Deputi Bidang Koordinasi dan Kebudayaan, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pamuji Lestari, bersama Direktur Bina Ideologi, Karakter dan Wawasan Kebangsaan, Direktorat Jenderal Kesbangpol Kementerian Dalam Negeri Prabawa Eka Soesanto.

Hadir sebagai peserta, tokoh masyarakat atau LSM, unsur perguruan tinggi atau pimpinan sekolah, media, netizen, tokoh lingkungan hidup, tokoh agama serta unsur perbankan.

Hadir pula, Ketua DPRD Tomohon Miky Wenur, Ketua PN Tondano Julien Mamahit, Anggota DPRD Ladys Turang, mewakili Kapolres Tomohon Kompol Meiske Ering, mewakili Kajari Tomohon Jaksa fungsional Mariska Kandouw.(jfl)

Pos terkait