Soal Telly Tjanggulung Daftar di Golkar, SVR: Mekanisme Partai dan Survei Jadi Patokan

indoBRITA, Manado– Telly Tjanggulung (T2) siap bertarung di Pilkada 2018, untuk membidik kursi bupati yang pernah didudukinya di Kabupaten Mitra. Dimana, ketua Partai NasDem Mitra itu sudah mendaftar di Partai Golkar dan Partai Demokrat. Soal peluangnya di Golkar, T2 tetap harus mengikuti mekanisme partai dan hasil survei.

Ketua DPD I Partai Golkar Sulut Stefanus Vreeke Runtu (SVR) mengatakan, saat ini pihaknya membuka pendaftaran calon di daerah-daerah yang akan melaksanakan Pilkada. Namun, menurut SVR, sejumlah daerah harus ada koalisi untuk bisa mengusung pasangan calon.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Warga GMIM Rayon Minsel Minta PYR Fokus Pelayanan

Terkait T2 yang bakal maju dari Partai Golkar, SVR menyambut antusias. Namun soal peluang T2, wakil ketua DPRD Sulut itu menegaskan, ada mekanisme partai yang harus dipatuhi.

“Tentu kita akan mengikuti mekanisme yang ada di partai, pendaftaran dan penjaringan. Lalu kemudian ada survei. Siapapun harus mengikuti tahapan tersebut untuk kemudian ditetapkan,” tegas SVR, Rabu (26/7/2017).

Sementara, Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulut, Victor Rompas menyatakan, siapapun bisa dicalonkan Partai Golkar. Hanya saja, mekanisme partai harus dilewati meski yang akan maju adalah kader partai.

Baca juga:  Dicintai Masyarakat, Yosa-Devit Didorong Golkar Sulut Maju Pileg 2024

“Tentu harus mendaftar dan penetapannya harus mengikuti mekanisme survei,” terang Ketua Tim Pilkada/Pemilu Partai Golkar Sulut itu.

Terkait pendaftaran ini, T2 saat saat diwawancarai mengaku optimis bisa diusung Partai Golkar karena hubungannya dengan partainya sangat baik. Ia juga mengaku melakukan komunikasi politik yang baik dengan partai politik lain, karena di Mitra Golkar harus berkoalisi untuk bisa mengusung calon.

“Konsolidasi sebanyak mungkin dari partai-partai politik yang ada intens dilakukan. Dan sejauh ini ada komunikasi-komunikasi yang sangat baik dengan pimpinan-pimpinan partai, baik di kabupaten mitra, provinsi dan pusat,” tuturnya. (smm)

Pos terkait