DPC LPM Lembeh Utara Diduga Boikot Pelantikan LPM Kota

Pelantikan seluruh pengurus DPC Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan yang digelar dilakukan oleh walikota Bitung Max Lomban.

indoBRITA, Bitung-Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Lembeh Utara diduga melakukan aksi boikot terhadap pelantikan seluruh pengurus Lembaga LPM Kecamatan yang dihadiri langsung oleh Walikota Bitung Max Lomban, di lantai IV kantor Walikota, Selasa (1/8/17).

Aksi dugaan pemboikotan ini dilakukan dengan cara tidak menghadiri pelantikan tanpa alasan yang jelas. “Entah kenapa, seluruh pengurus DPC LPM Kecamatan Lembeh Utara tidak ada yang hadir dalam pelantikan tersebut, padahal, pengurus 7 DPC Kecamatan semua hadir,” ujar salah satu pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang meminta namanya tidak disebutkan.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  ASN Jadi Pionir Promosi FPSL

Dalam sambutannya, Walikota Max Lomban mengingatkan pada pengurus LPM ini untuk dapat memahami bahwa organisasi ini berfungsi sebagai penampung dan penyalur aspirasi masyarakat dalam pembangunan, sehingga dapat mampu menanamkan dan memupuk rasa persatuan dan kesatuan Republik Indonesia.

“LPM itu bukan organisasi politik, untuk itu saudara-saudara memiliki tanggung jawab yang besar, dimana harus dapat menjadi teladan tidak hanya untuk anggota lainnya dalam organisai ini akan tetapi juga harus menjadi panutan yang baik bagi anggota masyarakat untuk bersama-sama dalam upaya membangun bangsa dan Negara dikota Bitung tercinta,” cetusnya.

Baca juga:  Mantiri Letakan Batu Pertama Bedah Rumah di Pateten

Sementara itu, Ketua DPD LPM Kota Bitung Richard Tirayoh yang dikonfirmasi terkait ketidakhadiran seluruh pengurus DPC LPM Kecamatan Lembeh Utara ini mengatakan bahwa kejadian tersebut hanya misskomunikasi, namun memastikan bahwa seluruh pengurus DPC LPM Kecamatan Lembeh Utara walaupun tidak hadir namun tetap sah karena dilantik secara in absentia. “Miskomunikasi saja, semua sudah dilantik,” singkatnya.(yet)

Pos terkait