Tikam Tiga Warga, Preman Kampung Terancam 4 Tahun Penjara

Terdakwa VS alias Peks, warga Perumahan Paniki Jalan Salak, Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, duduk di kursi pesakitan pada Pengadilan Negeri (PN) Manado, Senin (7/8/2017).

IndoBRITA, MANADO—Diduga telah melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam). VS alias Peks, 29, warga Perumahan Paniki Jalan Salak, Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, duduk di kursi pesakitan pada Pengadilan Negeri (PN) Manado, Senin (7/8/2017).

Pria kesehariannya buruh bangunan ini, didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mita Ropa, dihadapan Mejelis Hakim yang diketuai, Imanuel Barru.

Bacaan Lainnya

Dijelaskan JPU, bahwa terdakwa pada hari Sabtu (8/4/2017) sekira pukul 21.00 Wita, di Kelurahan Paniki Bawah, Lingkungan V, Kecamatan Mapanget, melakukan penganiayaan yang direncanakan terlebih dahulu menggunakan sajam, mengakibatkan korban Melky Sundah, Rens Sudana, dan korban Wolter Pidar, harus mendapat perawatan akibat luka tikam.

Baca juga:  Diduga Oknum Anggota TNI, jadi Korban Pembunuhan di Kawasan Mega Mas

“Kejadiannya ketika korban Melky, korban Rens dan korban Wolter sedang duduk-duduk di depan rumah. Kemudian datang terdakwa dan bertanya kepada korban Melky. Terdakwa menanyakan kalau korban Melky berasal dari mana. Korban Melky menjawab dia berasal dari Matungkas,” kata JPU.

Nah, kemudian beberapa orang yang ada ditempat tersebut, mengusir terdakwa.

“Mereka mengatakan kepada terdakwa untuk jangan mengganggu mereka,” ucap JPU.

Kemudian korban Melky langsung berdiri, bermaksud menghidar dari terdakwa. Tak disangka korban Melky, terdakwa langsung menikam dirinya dari arah belakang, menggunakan pisau badik, mengenai bagian punggung korban.

Baca juga:  Polresta Manado Amankan Tiga Tersangka Pecah Kaca Mobil

“Terdakwa juga menikam korban Rens dibagian lengan kanan. Selanjutnya menikam korban Wolter mengenai dibagian lengan kanan. Selesai menikam ketiga korban, terdakwa langsung meninggalkan lokasi kejadian,” jelas Ropa.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 353 ayat (2) KUHP dalam dakwaan Primair dan dalam dakwaan Subsidair terdakwa diancama pidana dalam Pasal 351 ayat (1) KUHP. (hng)

 

Pos terkait