Menu

Tikam Tiga Warga, Preman Kampung Terancam 4 Tahun Penjara

  Dibaca : 347 kali
Tikam Tiga Warga, Preman Kampung Terancam 4 Tahun Penjara
Terdakwa VS alias Peks, warga Perumahan Paniki Jalan Salak, Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, duduk di kursi pesakitan pada Pengadilan Negeri (PN) Manado, Senin (7/8/2017).

IndoBRITA, MANADO—Diduga telah melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam). VS alias Peks, 29, warga Perumahan Paniki Jalan Salak, Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, duduk di kursi pesakitan pada Pengadilan Negeri (PN) Manado, Senin (7/8/2017).

Pria kesehariannya buruh bangunan ini, didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mita Ropa, dihadapan Mejelis Hakim yang diketuai, Imanuel Barru.

Dijelaskan JPU, bahwa terdakwa pada hari Sabtu (8/4/2017) sekira pukul 21.00 Wita, di Kelurahan Paniki Bawah, Lingkungan V, Kecamatan Mapanget, melakukan penganiayaan yang direncanakan terlebih dahulu menggunakan sajam, mengakibatkan korban Melky Sundah, Rens Sudana, dan korban Wolter Pidar, harus mendapat perawatan akibat luka tikam.

Baca juga:  Pimpin Misa Syukur TNI-Polri, Kardinal Ignatius Suharyo Kobarkan Rasa Cinta Tanah Air

“Kejadiannya ketika korban Melky, korban Rens dan korban Wolter sedang duduk-duduk di depan rumah. Kemudian datang terdakwa dan bertanya kepada korban Melky. Terdakwa menanyakan kalau korban Melky berasal dari mana. Korban Melky menjawab dia berasal dari Matungkas,” kata JPU.

Nah, kemudian beberapa orang yang ada ditempat tersebut, mengusir terdakwa.

“Mereka mengatakan kepada terdakwa untuk jangan mengganggu mereka,” ucap JPU.

Kemudian korban Melky langsung berdiri, bermaksud menghidar dari terdakwa. Tak disangka korban Melky, terdakwa langsung menikam dirinya dari arah belakang, menggunakan pisau badik, mengenai bagian punggung korban.

Baca juga:  Sadis, Dosen Universitas Sam Ratulangi Ditemukan Tewas Dibunuh di Rumahnya

“Terdakwa juga menikam korban Rens dibagian lengan kanan. Selanjutnya menikam korban Wolter mengenai dibagian lengan kanan. Selesai menikam ketiga korban, terdakwa langsung meninggalkan lokasi kejadian,” jelas Ropa.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 353 ayat (2) KUHP dalam dakwaan Primair dan dalam dakwaan Subsidair terdakwa diancama pidana dalam Pasal 351 ayat (1) KUHP. (hng)

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional