Buat Film Porno Pribadi, Tukang Ojek Paksa Lima Perempuan Jadi Lawan Main

  • Whatsapp
Tersangka pemerkosaan disertai kekerasan yang merekam aksinya melalui ponsel saat diamankan oleh Polisi. (foto : Ist)

indoBRITA, Bitung-Berniat membuat film porno pribadi, AS alias Andre (26) warga Kelurahan Bitung Barat Dua Kecamatan Maesa memaksa lima orang perempuan untuk menjadi lawan mainnya, sayangnya aksi ini dilaporkan ke Polisi dan AS sendiri diciduk.

Kapolres Bitung AKBP Philemon Ginting yang ditemui di ruangannya, Jumat (11/8/17) mengatakan, AS dibekuk Polisi di rumahnya atas laporan Anggun (26) warga Girian yang mengaku diperkosa oleh pelaku sembari direkam melalui ponsel di jalanan samping Rumah Sakit Umum Daerah Manembo-nembo, Minggu (23/7/17) yang lalu.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Temui Bupati Delis, Pangkogabwilhan II Sampaikan Ucapan HUT dan Doa untuk Kemajuan Morut

Ginting menjelaskan, awalnya saat diinterogasi, tukang ojek yang biasanya mangkal di pasar Winenet ini bersikeras, tidak merekam aksinya, namun setelah ponsel ditemukan oleh penyidik akhirnya ketahuan, korban bukan yang pertama kalin setelah menyusul dua laporan polisi dengan motif yang sama.

“Wah, cabulnya hebat, para korban ini rata-rata dibawa ke kuburan yang ada di Girian ataupun Madidir untuk menjalankan aksi pemerkosaan yang direkam melalui ponsel ini, Ia juga mengancam para korban agar jangan macam-macam nanti ia sebarkan gambar video mereka. Kurang ajarnya, ada korban yang masih diundang lagi melakukan percabulan,” beber Kapolres.

Baca juga:  Pemkot Bitung Apresiasi Upaya Pemprov Menjadikan Pulau Lembeh Destinasi Pariwisata Baru Kelas Dunia

Modus yang digunakan oleh ayah beranak 3 ini, menurut Kapolres adalah pura-pura mengantar para korban namun dalam perjalanan justru diarahkan ke kuburan kemudian mengancam para korban dengan pisau yang selalu dibawa.

“Semua korban diperkosa pada malam hari, beberapa korbannya ketakutan dan malu sehingga awalnya enggan melapor. Sebab, wajah korban direkam saat melakukan aksi pemerkosaan tersebut, beruntung saat ini tersangka sudah kita amankan,” tambahnya.

Kapolres juga mengatakan, penyidik Polres Bitung menjerat tersangka dengan berlapis masing-masing pencurian dan kekerasan pasal 362 dan 365 KUHP serta 285 KUHP untuk pemerkosaan denga ancaman hukuman 12 tahun penjara.(yet)

Pos terkait