Menu

Oknum Anggota Legislator Minsel Hanya Direhabilitasi

  Dibaca : 358 kali
Oknum Anggota Legislator Minsel Hanya Direhabilitasi
narkotika jenis shabu milik oknum anggota Legislator Minahasa Selatan (Minsel), Roosmerry dan lelaki Kiat. Foto (ist)

IndoBRITA, MANADO – Tersangka kasus narkotika jenis shabu oknum anggota Legislator Minahasa Selatan (Minsel), perempuan RL alias Roosmerry (38) dan lelaki JL alias Kiat (51), ternyata tengah menjalani rehabilitasi di RS Bhayangkara Manado.

Nah, setelah menjalani proses asassement selama 7 hari, akhirnya Roosmerry dan rekannya resmi diputuskan rawat Inap di RS Bhayangkara.

Menurut Direktur Narkoba Polda Sulut Kombes Pol Wihastono Pranoto, sesuai aturan jika narkoba dibawa 1 gram akan diusulkan assement ke BNN Provinsi Sulut

“Sekarang para tersangka ada di panti rehabilitasi Dokkes RS Bhayangkara,” ungkap Direktur, Senin (14/08/2017).

Dibeber Wihastono, status keduanya hanya direhabilitasi lantaran ada permintaan dari keluarga mereka masing-masing. Permintaan itu pun diajukan ke Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Sulut kemudian disetujui bersama pihaknya. Setelah itu keduanya bersama berkas perkara diserahkan ke panti rehabilitasi alias tidak ditahan.

Diutarakannya, penangkapan berlaku Sabtu (05/08) dua pekan lalu. Selanjutnya pihaknya melakukan pengembangan hingga Senin (07/08).  Setelah itu diserahkan kepada BNNP dari Selasa hingga Kamis. Kedua tersangka kemudian ditangani lagi Polda Sulut, Jumat pekan lalu.

Baca juga:  Saksi Benarkan Terdakwa Tisen Habisi Nyawa Dosen Teknik Unsrat

Diungkap Direktur, Roosmerry yang beralamat di Desa Pakuweru, Kecamatan Tenga, Minsel dan Kiat yang bertempat tinggal di Desa Popontolen, Kecamatan Tumpaan, Minsel, dibekuk 5 Agustus lalu.

Kronologisnya, Ditres Narkoba menerima informasi bahwa ada warga yang sedang mengkonsumsi shabu. Tim yang dikomandani AKBP Danny Palit kemudian melakukan penangkapan terhadap tersangka Kiat di kawasan jalan raya Tanawangko, sekira pukul 22.25 Wita. Ketika digeledah, Polisi mendapati adanya sisa narkotika yang sudah dipakai dalam tabung dan alat pakai.

“Dari hasil interogasi, tersangka mengaku barang haram itu berasal dari apartemen yang berlokasi di kawasan Megamas. Tim pun meluncur ke apartemen ini. ternyata di dalam kamar, petugas mendapati tersangka Roosmery,” ucapnya.

Disebutkan Direktur, keduanya bukanlah pasangan suami istri.

“Polisi juga melakukan penggeladahan kamar dan berhasil memergoki 1 paket shabu dengan berat 0.15 gram beserta alat pakai. Polisi pun tak puas. AKBP Palit cs kembali melakukan pengembangan dan menemukan lagi babuk 0,43 gram di dalam mobil Kiat. Keduanya pun langsung digelandang ke markas Ditres Narkoba,” bebernya.

Baca juga:  Razia Miras, Polres Minsel Geledah Sejumlah Warung

“Adapun babuk yang disita berupa 1 HP, 1 paket shabu, 2 pipet, 2 sedotan serta 2 tabung kaca. Polisi mengenakan Pasal 112 ayat (1) sub Pasal 127 ayat (1) huruf a UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulut, AKBP Arifyanto mengatakan saat ini baik RL dan JL sendiri sedang menjalani konseling di RS Bhayangkara.

“Saya belum terima hasil dari konseling ini, nanti bila sudah diterima kita akan tahu akan sampai kapan mereka jalani rehabilitasi,” ucapnya.

Selama berada di RS Bhayangkara Manado keduanya akan menjalini beberapa pekerjaan rumah hingga bisa lepas dari jeratan narkoba.

“Kami akan berikan beberapa pekerjaan rumah hingga mereka bisa lepas dari jeratan narkoba,” tandasnya. (hng)

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional