Bhayangkari Polda Sulut Kibarkan Bendera Merah Putih di Bawah Laut

Ketua PD Bhayangkari Sulut Ny. Ruthy Bambang Waskito, memimpin upacara pengibaran bendera merah putih di bawah laut, di Desa Kima Bajo, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara. foto (ist)

IndoBRITA, Manado — Kapolda Sulut, Irjen Pol Drs Bambang Waskito, didampingi Ketua PD Bhayangkari Sulut Ny. Ruthy Bambang Waskito, memimpin upacara pengibaran bendera merah putih di bawah laut, di Desa Kima Bajo, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, Sabtu (12/8/2017).

Pengibaran bendera ini dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaaan RI ke-72 yang jatuh pada Kamis, 17 Agustus 2017. Kurang lebih 80 orang peserta mengikuti pengibaran bendera di kedalaman laut sekitar 10 meter ini.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Kapolda Sulut: Kunci Utama Penanganan Pandemi Adalah 5M, 3T dan Percepatan Vaksinasi

“Kita ini mempunyai laut yang cukup bagus yang merupakan destinasi pariwisata nasional maupun internasional, maka kita mengajak semua potensi yang ada disini, baik Bhayangkari maupun diver–diver untuk upacara penaikan bendera di bawah laut dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan ke-72,” ujar Kapolda.

Ia ingin menyampaikan pesan ke masyarakat Indonesia dan ke dunia luar supaya mengetahui kegiatan upacara pun bisa diadakan di bawah laut, sekaligus sebagai ajang promosi keindahan alam Indonesia khususnya yang ada di Sulawesi Utara.

Kegiatan ini juga diikuti oleh puluhan ibu bhayangkari yang dipimpin Ketua PD Bhayangkari Sulut Ny. Ruthy Bambang Waskito, Wakapolda Sulut Brigjen Pol Johanis Asadoma, Dir Narkoba Kombes Pol Yosep Wihastono, Kapolres Sangihe AKBP I Dewa Made Adnyana, Kapolres Bitung AKBP Philemon Ginting, personil Polri dan komunitas diver Sulut.

Baca juga:  Dinas Ketahanan Pangan Daerah Kabupaten Sangihe, Terkonsentrasi Pada Program Pekarangan Pangan Lestari(P2L) Guna Mendukung Peningkatan Sumber Ketahanan Pangan di Kabupaten Sangihe

Sementara itu Ketua Bhayangkari Sulut Ny. Ruthy Bambang Waskito mengatakan kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan HUT RI ke-71, yang daerahnya memliki potensi kelautan, termasuk Sulawesi Utara.

“Selain pengibaran bendera, kita juga melaksanakan parade dan pembersihan sampah. Ini merupakan bagian dari misi yang akan kita sampaikan kepada Indonesia dan dunia sebagai bentuk kecintaan kita kepada tanah air Indonesia,” tandasnya. (hng)

 

Pos terkait