Menu

Pemanfaatan Dandes Belum Maksimal, Wagub Minta Tiga Simpul Dibenahi

  Dibaca : 197 kali
Pemanfaatan Dandes Belum Maksimal, Wagub Minta Tiga Simpul Dibenahi
IndoBRITA, Manado – Pemanfaatan Dana Desa (Dandes) di Tanah Air masih kurang maksimal. Propinsi Sulawesi Utara pun tak luput dari kekurangan tersebut.
Menurut Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, dandes diperuntukkan sesuai keinginan pusat untuk kesejahteraan masyarakat di desa, sehingga tidak terjadi ketimpangan dengan kota.
Agar dandes berjalan maksimal, Wagub meminta tiga simpul, yakni pengawasan, pencairan dan perencanaan harus dibenahi.
“Kritik saya pengawasnya belum tepat. Lihat saja asas tempat tinggal, diawasi kabupaten mana, tinggalnya di mana. Sementara gajinya hanya Rp3 juta. Itu fakta harus dibenahi,” ungkapnya pada Rapat Koordinadi Provinsi Sulut dalam rangka pelaksanaan Undang-undang Desa di salah satu hotel di Manado, Rabu (6/9/17).
Simpul kedua yang wajib dioptimalkan adalah proses pencairan. Wagub sangat menyayangkan aparat desa dibodohi oleh oknum-oknum yang memanfaatkan dandes tersebut.
“Ada oknum yang memotong dalam pencairan dandes. Hukum tua gampang diintimidasi,” terang orang nomor dua di Sulut ini.
Sementara simpul ketiga adalah perencanaan yang tidak optimal.
“Padahal tujuan adanya dandes ini untuk mengungkit perekonomian di desa. Jadi, bukan cuma pemanfaatannya tahun ini, tapi harus sistemnable sampai tahun depan hingga tahun-tahun berikutnya,” jelas mantan Ketua DPRD Sulut ini.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Daerah Sulut Roy Mewoh mengatakan dilakukannya rakor ini untuk meningkatkan program desa dan diharapkan berjalan secara transparan dan akuntable.
“Itu semua perlu dukungan aparat dan konsultasi serta penegak hukum dibantu tenaga pendamping,” tuturnya.
Diakuinya, pihaknya tidak bisa melakukan intervensi terhadap pengelola dandes. Hanya sebatas koordinasi dengan kabupaten/kota.
Hadir dalam rakor ini sebagai pembicara antara lain Kepala Kejaksaan Negeri Sulut M Sinaga, perwakilan Polda, BPK dan Kanwil Pajak Sulut serta ratusan tenaga pendamping.
Diketahui, anggaran dandes Tahun 2017 ini mencapai Rp1,161 triliun yang diperuntukkan bagi pembangunan 1.507 desa di Sulut.(sco)
Baca juga:  Disetujui Pusat, Kitawaya dan Bapelkes Difungsikan sebagai Tempat Perawatan Pasien Covid-19
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional