Menu

250 Polisi Amankan Eksekusi Lahan di Manembo-nembo

  Dibaca : 1098 kali
250 Polisi Amankan Eksekusi Lahan di Manembo-nembo
Proses eksekusi lahan seluas 12 Hektare di Kelurahan Manembo-nembo yang dikawal sekira 250 aparat dari Polres Bitung. (Foto: yefta)

indoBRITA, Bitung- Setelah sempat tertunda, Pengadilan Negeri (PN) Bitung akhirnya melakukan eksekusi atas lahan seluas 12 Hektare di Kelurahan Menembo-nembo, yang dikawal sekira 250 anggota Polres Bitung, Selasa (12/9/17).

Eksekusi atas lahan tersebut juga termasuk 5 unit gereja yang berdiri di lahan sengketa namun lolos dari jeratan eksekusi.

Eksekusi tersebut merupakan tindak lanjut dari putusan Peninjauan Kembali Mahkamah Agung, Nomor 640 PK/Pdt/2012 tanggal 11 Juli 2013.

“Harus begitu. Sebab kalau dipaksakan dieksekusi pasti timbul gejolak,” ujar personil Tim Eksekusi PN Bitung, Ruddy Sumlang.

Menurut dia, keputusan itu diambil berdasarkan pembicaraan dengan semua pihak, baik itu kepolisian, pemerintah, hingga pemohon eksekusi.
“Sudah ada kesepakatan lebih dulu. Jadi keputusan itu tidak merugikan dan menguntungkan pihak lain. Justru itu untuk kepentingan bersama,” cetusnya.

Baca juga:  Data Kependudukan Bakal Diblokir Jika Tidak Lakukan Perekaman e-KTP

Hal serupa juga disampaikan pemohon eksekusi, Dirk Benni Lumenta. Menurut dia, seluruh ahli waris mendukung penuh keputusan itu.

“Kami sebagai ahli waris menyetujui hal itu. Itu keputusan yang tepat,” ucapnya.

Lumenta mengaku pihaknya memang tak ingin ada polemik. Buktinya selain lima gereja, puluhan rumah warga yang berdiri di lahan itu tak dieksekusi.

“Kami mempertimbangkan banyak hal. Apalagi sudah ada pembicaraan dengan warga di situ. Mereka sudah mengakui kami sebagai pemilik lahan, dan siap membayar biaya sewa,” jelasnya.

Polres Bitung yang turun dengan kekuatan 250 personil mengamankan para buruh yang melakukan pembongkaran.

Baca juga:  Kajati Sulut Gelar Kunker ke PT Manado

“Kami berterima kasih kepada pemohon eksekusi dan PN Bitung. Berkat pemahaman yang baik situasi aman terkendali,” tutur Kapolres Bitung AKBP Philemon Ginting yang dikonfirmasi di lokasi eksekusi.

Sejumlah lahan dan bangunan yang dieksekusi diantaranya pelataran parkir PT Jayakusuma, gudang solar dan 5 bangunan milik AMI Bitung berikut temboknya.(yet)

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional