Dua Teroris Ditembak Mati di Tower AirNav Manado

  • Whatsapp
Dua teroris ditembak mati personel Batalyon 466 Paskhas Makassar dalam latihan kesiapsiagaan operasional Koopsau II, di Tower AirNav Indonesia, Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPNPI) Kantor Distrik Manado, yang beroperasi di Bandara Sam Ratulangi, Kamis (14/09/2017).

IndoBRITA, Manado — Dua teroris ditembak mati oleh personel Batalyon 466 Paskhas Makassar, di Tower AirNav Indonesia, Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPNPI) Kantor Distrik Manado, yang beroperasi di Bandara Sam Ratulangi, Kamis (14/09/2017).

Kata Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara II, Marsekal Muda TNI Yadi I Sutanandika MSS, ada 160 personel yang terlibat dalam latihan kesiapsiagaan operasional Koopsau II. Mereka dari Batalyon 466 Paskhas Makassar.

Bacaan Lainnya

“46 personel terlibat langsung, sisanya disiagakan,” kata Yadi.

Lebih lanjut dijelaskan Yadi, bahwa pihanya melakukan latihan seolah-oleh Tower AirNav Indonesia ini, sudah dikuasai oleh teroris yang tujuannya untuk menekan pemerintah Indonesia.

Baca juga:  Smart SIM Resmi Dilaunching di Sulut

“Seperti itulah skenario simulasi yang kita lakukan,” ucapnya.

Lanjut Yadi, Nah, dari mana teroris ini masuk. Ternyata mereka menggalang personel AirNav, untuk menjadi pendukung pihak teroris.

“Karena teroris ini mulai melakukan penekanan kepada pemerintah, akhirnya TNI AU mengetahui keberadaan mereka. Intelijen TNI AU menangkap bahwa kejadiannya di Tower AirNav Indonesia. Dilakukanlah pengamanan oleh petugas disini. Karena keterbatasan diluar kemampuan, Lanud Sam Ratulangi meminta bantuan ke Makassar untuk menangkap para teroris,” terangnya.

Ia menambahkan bahwa ada tiga orang teroris yang terlibat dalam simulasi ini. Tujuan melakukan simulasi pengamanan, untuk memastikan bahwa pangkalan ini terus beroperasi.

Baca juga:  Pelapor Minta Polda Kupas Tuntas, Dugaan Kasus Pemalsuan Tanda Tangan di Dinas Koperasi Sulut

“Dengan beroperasinya pangkalan ini, kegiatan ekonomi berjalan dengan baik. Selain itu pula untuk kegiatan operasi militer. Agar personel siap dalam melakukan pengamanan. Diharapkan juga personel sudah bisa memahami apa yang harus dilakukan di lapangan,” jelas Panglima.

Dalam kegiatan ini juga dihadiri, Komandan Kudiklat TNI, Mayor Jenderal TNI Agung Risdhianto, Asops kaaskoopsau II, Kolonel Pnb Asril Samani, Askomlek Kaskoopsau II, Kolonel Lek Farrid Hidayat, Asren Kaskoopsau II Kolonel Pnb Djoko Tjahjono, Aspres Kaskoopsau II, Kolonel Pnb Purwoko Aji P, Asintel Kaskoopsau Kolonel Pnb D Supangkat Satriyanto, Aslog Kaskoopsau II, Kolonel Pnb M Yani Rudiansyah, Kalambangja Koopsau II Kolonel Pnb MRY Fahlefie.  (hng)

 

Pos terkait