Kapolda Sulut Cek Kesiapan Personel Brimob

  • Whatsapp
Kapolda memberikan semangat saat pimpin apel kesatuan anggota Brimob di lapangan Mako Brimob, Paniki Manado. foto hong

IndoBRITA, Manado— Kapolda Sulawesi Utara (Sulut), Irjen Pol Drs Bambang Waskito, didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Sulawesi Utara Ny. Ruthy Bambang Waskito, bersama pejabat utama, melakukan kunjungan ke Markas Brimob Polda Sulut, Rabu (18/10/2017).

Dalam lawatannya ke Markas Brimob, Kapolda Sulut melihat secara langsung kondisi pasukan termasuk upaya-upaya yang sudah dicapai Satuan Brimob dalam rangka pelaksanaan tugas pokoknya. Kapolda kemudian memberikan semangat, saat pimpin apel kesatuan anggota Brimob di lapangan Mako Brimob, Paniki Manado.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Rarusan Karyawan PT Delta Pasific, Gelar Aksi Damai di Polda Sulut

Kapolda menilai, apa yang sudah dilakukan Brimob Polda Sulut sudah baik dan perlu terus ditingkatkan. Karena tugas polisi kedepan bukan semakin mudah, tapi semain kompleks, dengan berbagai tantangan dan halangannya.

“Brimob merupakan satu Kesatuan andalan Polda, karena Brimob merupakan power on hand-nya Kapolda, yang setiap saat bisa digerakan kapan saja dan dalam kondisi apa saja,” kata Kapolda.

“Kebutulan, memang markas Brimob agak jauh, makanya kita datangin, sekali-kali saya mengambil apel disini. Tujuannya, untuk menumbuhkan kebersamaan, keyakinan dan kekompakan. Selain itu, kita juga mengecek kesiapan pengamanan untuk Pilkada nanti,” sambung Waskito.

Dijelaskan Jenderal Bintang Dua ini, Pilkada adalah kegiatan rutin dan sudah terjadwal. Sehingga perlu diingatkan terus kepada anggota, untuk kekuatan pengamanannya.

Baca juga:  Kapolsek Tamako Pimpin Makamkan Jenazah Reaktif Covid-19 yang Sempat Ditolak Warga

“Saya ingatkan kepada anggota, bahwa Pilkada itu pasti terjadi Polarisasi. Polarisasi itu artinya perpecahan. Kalau yang nyalon tiga, pasti di kampung itu ada tiga pendukungnya, ini yang sangat rawan sekali,” urai Kapolda.

Kapolda berharap masyarakat Sulut juga bisa membantu kepolisian dalam melaksanakan pengamanan Pilkada. Sebab, Pilkada itu adalah proses Demokrasi, setelah terpilih, tentu saling mendukung dan akur lagi.

“Terjadi persaingan, terjadi keributan seperti persaingan kampanye, inilah yang saya lihat, saya cek sediri. Untuk itu anggota Brimob harus siap. Mau tidak mau Pilkada harus tetap berjalan, sebab itu proses Demokrasi,” jelas Kapolda.(hng)

 

Pos terkait