Menu

Tiga Juara Bertahan UFC Tumbang: Pelajaran dari Sebuah Kejumawaan

  Dibaca : 482 kali
Tiga Juara Bertahan UFC Tumbang: Pelajaran dari Sebuah Kejumawaan
Emon Kex Mudami

Catatan Olahraga by Emon Kex Mudami

SAYA mengikuti pertandingan UFC edisi Minggu 5 November hari ini via saluran FOX, sejak sebulan terakhir promosi ivent yang kian digemari di dunia itu dapat saya ikuti perkembangan mulai dari latihan, sejumlah konferensi pers, sampai acara timbang badan. Seperti biasa tahapan ini menjadi kesempatan bagi manajemen UFC untuk menjual pertandingan yang ujung-ujungnya memancing minat penonton datang dan membeli ticket masuk.

Hal jamak lainnya, dalam tiap sesi yang menghadirkan para petarung, mereka menunjukkan determinasi sebagai bagian psy war, menjatuhkan mental lawan terebih dulu. Sekali lagi ini hal yang lazim, Mc Gregor salah satu yang berhasil memainkan peranannya dalam sesi sebelum pertarungan dihelat di heksagonal.

Baca juga:  Reinkarnasi Eks Perserikatan

Walau begitu, untuk edisi perebutan gelar Minggu siang tadi saya melihat cara determinasi terutama para juara bertahan lebih terlihat aspek kesombongan dan kejumawaan, kerap tangan mereka terjulur hendak mejangkau wajah lawan, tindak yang melebihi porsi psy war dan promosi ivent pada umumnya. Lebih kontras lagi entah kebetulan ketiga penantang justru tampil tenang, dingin, dan simpatik.

Saya tahu persis, para penantang memiliki kemampuan khusus, bahkan sangat mungkin mengkanvaskan juara bertahan.

Benar saja, dalam pertandingan kali ini ketiga juara bertahan semua tumbang KO dan tap out, Georges St-Pierre membuat juara bertahan Michael Bisping yang enggan menepuk tangan tanda menyerah oleh cekikan harus kehabisan nafas sebelum wasit menghentikan aksi GSP. Title Fight lainnya lebih kontras, T.J. Dillashaw memberi pelajaran berharga buat kesombongan Cody Garbrandt yang di awal ronde seperti mengejek tendangan TJ. Garbrandt KO oleh pukulan berunrun TJ.

Baca juga:  Kalah Menang Tak Jadi Soal, Lionman dengan RCI dan ICI Manado Utamakan Persahabatan

Sementar UFC putri Rose Namajunas yang selalu kena ancaman di sesi konferensi pers serta timbang badan menghajar juara bertahan lewat pukulan mematikan, Joanna Jedrzejczyk KO.

Kekalahan tragis tiga jawara yang termakan dengan ‘karma’ tindak tanduk mereka sebelumnya. (Penulis adalah Pemimpin Redaksi Harian Aspirasi Rakyat, Tinggal di Bitung)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional