Mandat “Sembuhkan” UKIT Di Bahu Mahasiswa, Bukan Unsur di Luar

Situasi Saat Rapat Antara BEM UKIT dan Kemenristekdikti

indoBRITA, Tomohon – Menanggapi kisruh Universitas Kristen Indonesia Tomohon Yayasan Ds AZR Wenas yang belum berujung, mahasiswa mengirim perutusan melalui Badan Eksekutif Mahasiswa untuk melakukan pertemuan eksklusif bersama Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi terkait kisruh tersebut dan diterima secara langsung oleh Sekretaris Direktorat Jendral Kelembagaan, IPTEK, dan Dikti Dr Ir Agus Indarjo MPhil didampingi Kasubdit Pengendalian Perguruan Tinggi Hendri Tambunan di ruang sidang Kemenristekdikti Jakarta, Selasa (7/11/2017).

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Wawali SAS Ikut Cicipi Masakan Begizi Khas PKK Tomohon

Dalam hal ini Sekretaris BEM UKIT Valdo Woruntu menyampaikan beberapa aspirasi mahasiswa terkait permasalahan di UKIT termasuk upaya rekonsiliasi dari kepala daerah yang belum ditemukan titik terang. “Sudah cukup makan waktu rekonsiliasi dilakukan, tapi sampai saat ini belum selesai,” ujar Woruntu dengan gaya khasnya.

Dikatakan Agus Indarjo, masalah pasti akan selesai apabila ada mufakat antar kedua belah pihak, masih ada waktu untuk menyelesaikan masalah.

“Coba mahasiswa merumuskan dengan baik dan mencari solusi yang tepat namun tidak ada keberpihakan, juga UKIT yang sakit ini hanya boleh di sembuhkan oleh UKIT sendiri” ungkap Indarjo.

Baca juga:  Wawali SAS Wisudakan 38 Santri di Peringatan Maulid Nabi Muhammad 1441H

Terkait hal tersebut, Kemenristekdikti menyerahan secara penuh kepada mahasiswa untuk menemui dan adakan musyawara mufakat kepada pihak-pihak yang beda pendapat. “Tolong sampaikan kepada kami, bila ada yang tidak mau ditemui,” tegas Indarjo.

Menurut Menteri jika masalah tidak selesai maka ijin dicabut, tambahnya.

Pengurus BEM UKIT, Valdo Woruntu menyampaikan rasa terima kasih kepada Kemenristekdikti yang telah menerima perwakilan mahasiswa UKIT serta telah menyerahkan mandat kepada mahasiswa. (Slf)

Pos terkait