Menu

Dhea Wahongan: Mereka Juga Bisa Disebut Pahlawan

  Dibaca : 316 kali
Dhea Wahongan:  Mereka Juga Bisa Disebut Pahlawan
Dhea Tamara Wahongan (ist)

Sudah sepantasnya kita sebagai warga Negara Indonesia, untuk dapat menghargai jasa para pahlawan perang yang telah gugur dan berkorban, untuk dapat memberikan kita kemerdekaan.

Dikatakan Dhea Tamara Wahongan, cewek kelahiran Langoan, 13 Juni 2001 ini, Pahlawan adalah pejuang yang telah berkorban. Bukan hanya mengeluarkan keringat, tapi darah tercurah, pantang menyerah, berkorban nyawa, sampai mendapatkan sebuah kemerdekaan.

Anak kedua dari Semmy Wahongan dan Linda Rolos ini menuturkan, saat mendengar kata pahlawan, memang yang selalu ada dipikiran kita adalah pahlawan yang telah berkorban bagi negara, dan yang telah gugur dalam peperangan. Akan tetapi, menurutnya, para orang tua, serta guru juga adalah pahlawan tanpa jasa dalam hidup.

Baca juga:  Eman Irup Hari Pahlawan 2018

“Tak hanya itu, selain mereka ada pula orang-orang disekitar kita yang tidak pernah kita sadari turut serta menjadi pahlawan. Sebagai contoh, mantan pacar yang sudah membuat kita belajar, bagaimana itu move on, seorang penjual kue, yang sudah hadir pas kita lagi lapar, atau petani yang juga sudah membuat kita bisa makan nasi. Kan itu juga bisa kita sebut pahlawan,” ujar cewek yang bersekolah di SLA Tompaso ini dengan tersenyum. (tjp)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional