Vonnie Panambunan Nikahkan 12 Pasutri Secara Massal

  • Whatsapp
BUPATI Minut Vonnie Panambunan foto bersama para staf Disdukcapil usai menikahkan 12 pasangan secara massal menjadi suami isteri yang sah.(foto: boy)

indoBRITA, Minut – Sebanyak 12 pasang Pasangan suami isteri (Pasutri), dinikahkan secara massal oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Minahasa Utara (Minut), Kamis 16/11/2017.

Bupati Minut Vonnie Panambunan yang didampingi Kepala Disdukcapil Susana Katuuk, tampil sebagai pencatat pernikahan massal tersebut yang disaksikan oleh para orang tua. Dalam pesannya, Bupati Minut Vonnie Panambunan mengingatkan kepada 21 pasangan Pasutri kawin massal agar menjaga keutuhan rumah tangga dengan menyelesaikan masalah secara bersama-sama.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Ghabriella Lumempow Raih Medali Emas di Open Turnamen Speed Club Taekwondo Championship Minut 2019

“Untuk suami saya ingatkan untuk tidak melupakan tanggung jawabnya kepada isteri, terutama dalam memberikan nafkah untuk keluarga. Begitu juga dengan isteri, dandan dan bergaya boleh, tapi tidak melupakan juga perannya sebagai ibu rumah tangga yang mengatur segala urusan didalamnya,” tutur Panambunan.

Ditambahkan Panambunan, dengan dipenuhinya tanggung jawab antara suami dan isteri, dapat menciptakan pengelolaan rumah tangga yang harmonis serta bisa bertahan menuju rumah tangga yang bahagia.

“Untuk pasangan keluarga kristen, saya ingatkan bentuklah rumah tangga yang berlandaskan kasih Yesus Kristus agar terus diberkati dan diberikan rahmat, termasuk dengan keluarga yang memiliki kepercayaan lain. Karena semua agama menginginkan hadirnya keluarga yang beriman dan takut akan Tuhan,” tandas Panambunan.

Baca juga:  Rayakan HUT Modoinding ke-55, Bupati CEP Gelar Safari Natal

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Minut Susana Katuuk menjelaskan, ke 12 mempelai sudah diberi nasehat sesuai dengan Undang-Undang (UU) perkawinan dan sudah sah secara hukum. “Semua sudah melalui kajian, sehingga mereka usai palu diketuk sah menjadi suami isteri. Kedepannya, kita masih akan melakukan hal serupa usai data di lapangan sudah masuk ke Disdukcapil,” beber Katuuk.(Rus)

Pos terkait