Menu

Waduh, Disperindag Tegaskan Keluarga Awondatu Tidak Memiliki Lahan di Pasar Winenet

  Dibaca : 412 kali
Waduh, Disperindag Tegaskan Keluarga Awondatu Tidak Memiliki Lahan di Pasar Winenet
Kadis Perindag Kota Bitung : Benny Lontoh. (Foto : Yefta)

indoBRITA, Bitung- Klaim ahli waris Ruth Awondatu atas lahan seluas 4.200 meter persegi di dalam pasar Winenet yang merupakan milik mereka berdasarkan sertifikat nomor 68 dengan surat ukur tanah tahun 1983 atas nama yang bersangkutan, dibantah dengan tegas oleh Pemkot Bitung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

Kepala Disperindag Benny Lontoh yang dikonfirmasi, Jumat (17/11/17) menegaskan bahwa sertifikat yang selalu digunakan keluarga Awondatu untuk mempengaruhi pedagang telah di kroscek oleh pihak Disperindag ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bitung dan dinyatakan memang tidak ada.

“Tidak ada lahan keluarga Awondatu di dalam pasar Winenet. Yang namanya dalam pasar, itu berarti dalam penguasaan Pemkot Bitung,” tegas Lontoh.

Baca juga:  Peringati Hari Sumpah Pemuda, Dispora Manado Gelar Lomba Kreasi Pemuda 2018

Selain itu, Lontoh juga meminta agar hal ini bisa di cek langsung ke BPN Bitung untuk memastikan keabsahan statemennya. “Silahkan cek di BPN,” singkatnya.

Di lain pihak, Samsudin Mahmud alias Nyong, salah satu Ahli waris Ruth Awondatu yang dikonfirmasi mengaku pernyataan Kadis Perindag sangatlah menggelikan. Sebab, menurut dia, hingga saat ini, Pemkot Bitung tidak bisa menunjukan alas hak atas kepemilikan mereka di dalam Pasar Winenet seperti yang diklaim selama ini.

“Kita tidak usah berdebat, jika ingin bukti, sekarang ini kami minta mana bukti sertifikat atas tanah di dalam pasar Winenet yang diklaim milik Pemkot. Jika ada kami bisa terima, sekarang yang jadi persoalan, kami memiliki bukti sertifikat kepemilikan lahan atas pasar Winenet seluas 4.200 meter persegi. Jika ingin berdebat, bawa sertifikat mereka kemudian tunjukan pada kami keluarga,” tegasnya dengan nada berang.

Baca juga:  Diputus 1,4 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Ko Aso Sebut Banyak Hal Janggal

Nyong juga menambahkan, dalam hearing atau Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Bitung pada 31 Agustus 2017 yang lalu, dimana pihaknya diundang karena persoalan ini, sudah terbukti, Pemkot Bitung tidak memiliki sertifikat apapun atas lahan di dalam pasar Winenet.

“Mereka (Pemkot) selalu beralasan bahwa sertifikat atau bukti mereka ada di dalam brankas, namun hingga detik ini tidak ada buktinya, saya minta tolong agar jangan melakukan penyesatan opini public dengan pernyataan yang menimbulkan keresahan,” tutupnya.(yet)

 

 

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional