Mayor Inf.Mauddin Purba: Bahaya Laten Komunis dan Faham Radikal Perlu Diwaspadai

  • Whatsapp
Kasdim 1302 Minahasa Saat Mensosialisasikan Bahaya Faham Radikal dan Laten Komunis

indoBRITA, Tondano- Kepala staf Kodim (Kasdim) 1302 Minahasa Mayor Infanteri Mauddin Purba S.sos, menggelar sosialisasi tentang bahaya laten komunis (Balatkom) dan faham radikal kepada pengurus Veteran, Pepabri, FKPPI serta para Danramil dan anggota Kodim 1302 Minahasa bertempat di Aula Makodim kemarin pagi, Jumat (17/11/2017)pukul 08.30 Wita

Bahaya laten komunis dan faham radikal bukan lagi barang yang baru kita dengar, tetapi sudah lama kegiatan kegiatan yang bertentangan dengan ideologi Pancasila ini sudah lama kita dengar, bahkan sampai saat ini kegiatan tersebut sangat merajalela dan sewaktu-waktu bisa terjadi di tanah Toar Lumimuut lebih khusus di tanah Minahasa.

Untuk mengantisipasi kegiatan tentang Bahaya Laten, komunis serta Faham Radikal tersebut, Kodim 1302 Minahasa trus mensosialisasikan kepada masyarakat, pelajar, veteran, bahkan juga kepada Danramil serta anggota agar terus mewaspadai kegiatan yang bertentangan dengan Falsafah hidup bangsa Indonesia, yakni Pancasila yang adalah Dasar Negara kita.

Dikatakan Kasdim Minahasa Mayor Infanteri Mauddin Purba kepada peserta sosialisasi bahwa sebagai warga negara yang baik, mari kita pegang teguh Pancasila sebagai Dasar Negara kita, bila ada hal-hal yang mencurigakan tentang kegiatan yang sudah bertentangan dengan Idiologi Negara khususnya yang ada di wilayah masing-masing, harus diwaspadai dan jika ada yang melihat kegiatan tersebut ada dan bahkan dilakukan oleh orang-orang yang ingin memecah belah dengan Pancasila sebagai dasar negara republik Indonesia, perlu di ambil tindakan keras agar tidak merusak tatanan hidup kita sebagai warga negara yang berpedoman pada Ideologi Pancasila sebagai dasar negara republik Indonesia (NKRI).

Baca juga:  Gerai Vaksin Keliling Polres Minsel di tiga lokasi diikuti ratusan warga

Lanjut Kasdim, Pancasila adalah falsafah yang dapat mempersatukan dari berbagai aneka ragam yang ada di Negara kita, mulai suku bahasa, agama, semuanya menjadi satu dalam koridor NKRI, walaupun berbeda beda tetapi dengan berpedoman pada Pancasila dan Bhineka tunggal Ika sebagai pemersatu, semuanya bisa berjalan dengan baik, Karena lewat sila yang pertama Sampai sila yang kelima dalam Pancasila semua sangat jelas tertulis, dan itulah yang menjadi pegangan dan pedoman kita sebagai warga negara Indonesia, ungkap Kasdim Mayor Mauddin Purba kepada peserta sosialisasi kemarin pagi.

Baca juga:  Press Conference, Kapolres Minsel : Tidak Ada Pembiaran Kerumunan Massa, semua dibubarkan

Sementara itu, mantan ketua Pepabri Minahasa kolonel infanteri supit (Ayahanda Pangdam Cendrawasih) di sela sela sosialisasi mengatakan, mari kita berantas terus tentang bahaya laten komunis (Balatkom) dan faham radikal ini sampai habis dan saya mengharapkan kepada kita semua agar Balatkom ini tidak ada di tanah Minahasa ini karena rakyat sulut dan khusus Minahasa selalu cinta damai sehingga sampai saat ini Kabupaten Minahasa dalam keadaan aman, tapi kita juga harus menjadi mata dan telinga bagi masyarakat seluruhnya untuk mewaspadai akan bahaya laten komunis dan faham Radika tersebut masuk di Kabupaten Minahasa” tegas purnawirawan TNI AD yang berpangkat kolonel.

Hadir dalam kegiatan, seluruh Danramil/Plh dan anggota, Ketua Pepabri mayor Pur Max Rambitan dan anggota, Veteran, FKPPI, serta Ketua kaminvet Kabupaten Minahasa.(har)

Pos terkait