Sulut Masuk Pilot Project Bayar Pajak Secara Online

  • Whatsapp
Kabid Pajak BP2RD Sulut June Silangen (kanan) saat berkunjung ke UPTB Tomohon pimpinan Selvie Paat, Senin (20/11/17).

IndoBRITA, Manado – Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Sulawesi Utara sedang menggenjot pembayaran pajak secara online.

Kepala BP2RD Sulut Olvie Atteng melalui Kepala Bidang Pajak June Silangen mengatakan pihaknya sementara turun ke masing-masing UPTB untuk memberitahukan pengesahan bayar pajak bisa langsung dilakukan di lokasi kendaraan berada. Artinya tidak perlu membayar pajak lagi pada asal kendaraan.

“Pengesahan pajak bisa di mana saja. Kalau pemilik kendaraan itu hanya bawa fotocopy KTP dan STNK, membayar di tempat dan langsung pengesahan,” terang Silangen saat berkunjung ke UPTB Tomohon, Senin (20/11/17).

Pengesahan tersebut dilakukan agar tidak terhindar dari denda. “Nda perlu lagi balik ke asal kendaraan sehingga tidak terlambat dalam pembayaran,” sambungnya.

Baca juga:  Pemprov Serahkan Qurban Sapi, Olly Ajak Dekatkan Diri kepada Tuhan

Ditambahkan Silangen, pengesahan tersebut sedang dikejar karena awal tahun 2018 Sulut masuk sebagai pilot project dalam hal pembayaran online wilayah Kalimantan dan Sulawesi.

“Sekarang baru ada Jawa dan Bali, itu tahap pertama. Untuk yang kedua, Kalimantan dan Sulawesi. Jadi, kendaraan dari Kalimantan nantinya bisa dibayar di sini,” tuturnya.

Selain itu, kunjungan Silangen dan tim itu untuk mencari tahu progress program tax amnesty di Kota Tomohon.

Di tempat yang sama, Kepala UPTB Tomohon Selvie Paat mengatakan dalam hal mensosialisasikan program yang digulirkan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, yakni tax amnesty atau keringanan bayar pajak di Kota Tomohon, pihaknya rutin turun ke lapangan.

Baca juga:  Ketua Dekranasda Sulut Dengar Arahan Ibu Negara

“Kami bahkan turun hingga ke bengkel-bengkel. Kenapa? Di sana banyak kendaraan yang terparkir karena rusak. Tapi mendengar adanya keringanan ikut membayar,” ungkapnya.

Paat membeberkan program tax amnesty dari awal digulirkan hingga akhir pekan lalu sudah ada 58 unit yang mengajukan permohonan keringanan.

“Didominasi oleh roda empat berjumlah 41 permohonan dan 17 roda dua. Sementara yang sudah disetujui 53 berkas, sedangkan sisanya sedang diproses,” ungkap Paat.

Sementara untuk pengesahan pembayaran pajak di Tomohon, pihaknya siap menindaklanjuti sesuai perintah pimpinan, yakni melakukan pengesahan walaupun bukan asal kendaraan dari Tomohon.(sco)

Pos terkait