Alumni Prihatin Masalah di Faked Gigi UNSRAT

  • Whatsapp
Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Unsrat. (ist)
indoBRITA, Manado – Ketua Ikatan Alumni Dokter Gigi (IADG), drg. Rahmat Labagow menyeroti adanya sejumlah persoalan yang tengah terjadi di perguruan tinggi Fakultas Kedokteran Gigi UNSRAT, tempat ia bersama rekan-rekannya menimbah ilmu.
drg. Rahman menuturkan, beberapa persoalan yang sedang melanda kampus tercintanya itu diantaranya kekurangan tenaga pengajar dan minimnya fasilitas perkuliahan.
“Kekurangan dosen tetap dan luarbiasa dI rumah sakit gigi dan mulut berdampak pada lebih dari 400 mahasiswa profesi. Belum lagi keterbatasan ini tidak diimbangi dengan kehadiran dosen yang sering terlambat bahkan seringkali tidak hadir. Ditambah lagi jumlah dental unit serta sarana dan prasarana tidak sebanding dengan jumlah mahasiswa profesi dokter gigi (koas), sehingga menyulitkan para koas untuk menyelesaikan requirment dan memperlambat mahasiswa untuk selesai,” tutur Rahmat.
Beberapa persoalan ini menurutnya menyebabkan mahasiswa menjadi korban. Akan hal itu, ia meminta perlu adanya perhatian dari pihak terkait untuk segera menyelesaikan masalah tersebut.
“Karena masalahnya seperti itu, akhirnya mahasiswa profesi terkatung-katung untuk menyelesaikan studi. Hal ini juga menyebabkan hampir 200 mahasiswa yang merupakan harapan org tua, daerah dan bangsa Indonesia terancam DO (drop out). Saya selaku ketua IADG meminta pihak rektorat dan fakultas untuk turun tangan menyelesaikan dan membantu serta memberikan solusi terbaik kepada mereka. terima kasih. Viva Kedokteran!!!,” pungkasnya. (wlk)
Baca juga:  Esok, 1.010 Jemaat GMIM Gelar Pesta Iman Serentak di Semua Aras

Pos terkait