Fispol Unsrat Gelar Dies Natalis ke-53

  • Whatsapp
Dies Natalis Fispol Unsrat ke-53 dihadiri Ketua Senat Dr Ferry Liando dan Dekan Dr Novie Pioh.

IndoBRITA, Manado – Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fispol) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar puncak Dies Natalis ke-53, Jumat (1/12/2017).
Dekan Fispol, Dr Novie Pioh dalam sambutannya, mengatakan Fispol Unsrat mencanangkan pemberian layanan optimal, sekurang-kurangnya yang memenuhi standar minimal penyelenggaraan pendidikan.
“Perubahan budaya melayani dimaksudkan agar seluruh personal penyelenggara berprinsip kerja melayani dengan memberikan pelayanan sebaik mungkin dan tidak berpikir untuk dilayani. Ini juga berlaku untuk tenaga pendidik dalam memberikan layanan pendidikan dan pengajaran,” tukas Pioh.
Ia pun berharap, Dies Natalis kali ini menjadi momentum untuk menguatkan komitmen civitas akademika.

Baca juga:  Terkait Larangan Meliput Rembuk Nasional di Unsrat, Tumbelaka: Masa Sekelas Dosen tak Tahu Tugas Wartawan

“Hal ini untuk perubahan kearah yang lebih maju dan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kualitas lulusan,” tambahnya.
Sementara itu Rektor Unsrat, Prof Dr Ir Elen Kumaat yang diwakili oleh Wakil Rektor (Warek) Bidang Kemahasiswaan Prof Dr Ir Hengky J Kiroh mengingatkan, Perguruan Tinggi (PT) tempat mahasiswa belajar, harus pula siap menyediakan kesempatan-kesempatan untuk mempraktekkan secara langsung ilmu pengetahuan yang diperoleh melalui penyelenggaraan kehidupan kampus.
“Kampus adalah unit masyarakat terdidik yang harus terlebih dahulu menghidupkan nilai-nilai yang ada sebelum mengajarkannya kepada para peserta didik. Beragam peluang untuk melaksanakan dengan benar penelitian politik serta analisis kasus, harus dipupuk sejak dari bangku kuliah ini,” ujarnya.

Baca juga:  Kapolda Sulut Hadiri Rakor Penanganan Covid-19 di Manado, yang Dipimpin Ketua Satgas Nasional
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof Dr Ir Hengky J Kiroh saat memberikan sambutan mewakili Rektor Prof Ellen Kumaat.

Rektor berharap, komunitas cendekia Fispol harus selalu menjadi pelopor dalam menalarkan isu-isu sosial politik dan pada waktunya mahasiswa akan semakin dimampukan untuk mengenali dan peduli terhadap masalah-masalah yang terjadi di sekitar, untuk selanjutnya termotivasi untuk bersinergi dan akhirnya menjadi agen-agen perubahan.(sco)

Pos terkait