Menu

Reses Wakil Ketua DPRD Manado Richard Sualang, Warga Curhat Soal Ini..

  Dibaca : 454 kali
Reses Wakil Ketua DPRD Manado Richard Sualang, Warga Curhat Soal Ini..
Wakil Ketua DPRD Manado, Richard Sualang menyerap aspirasi warga di Kelurahan Bahu.

indoBRITA, Manado – Kehadiran Richard Sualang di Kelurahan Bahu tidak disia-siakan warga untuk bertatap muka dengan Wakil Ketua DPRD Kota Manado, Jumat (1/12/2017).

Warga dari beberapa Kelurahan di Kecamatan Sario dan Malalayang, nampak memadati tempat pelaksanaan reses.

Meski hanya didampingi Camat Sario dan Lurah Bahu, Sualang yang mendapatkan kepercayaan dua kali sebagai wakil rakyat, tidak mengalami kesulitan apapun meladeni beberapa pertanyaan dan mananggapi keluhan-keluhan masyarakat.

Adapun yang di curhat oleh salah satu warga Ating Pangumpia, yakni soal tambatan perahu. Dirinya yang seorang nelayan dari Sario Tumpaan mempertanyakan kepemilikan lahan 16 persen yang tak jelas, sebab masih tarik menarik pemerintah dan reklamator.

Baca juga:  Disayangkan!!!Reses Richard Sualang Tanpa Didampingi Staf Sekretariat DPRD Manado

“Tambatan perahu yang kami pakai sudah dibongkar dan tak dikembalikan oleh pemerintah, sehingga nelayan juga yang jadi korban, padahal sudah dijanjikan lewat camat dan asisten satu akan ada pengembalian tetap juga tak sampai pada mereka,” katanya.

Begitu juga dengan keluhan masyarakat lainnya soal Puskesmas Bahu, menurut warga Bahu Marlon Ratu bahwa layanan Puskesmas Bahu hanya melayani pasien BPJS dan Asuransi umum serta untuk umum tidak di layani.

Sementara itu, Politisi dari PDI-Perjuangan ini pun menjawab semua aspirasi masyarakat dan mengatakan, bahwa ia akan mempertanyakan langsung ke Pemerintah soal Tambatan perahu, sebab menurut sapaan akrab Ichad, lahan tersebut pengukurannya masih berproses dan untuk nasib nelayan tak boleh diabaikan, bahkan ia juga meminta camat Sario, Marthen Kapojos memperhatikan hal tersebut.

Baca juga:  Saling Bercanda, AA-RS Tampil Kompak pada Peresmian Sekretariat TMP Manado

“Mengenai keluhan Puskesmas tak melayani pasien umum akan dipertanyakan langsung kepada kepala Puskesmas dan Kadis Kesehatan, karena itu wajib melayani semua masyarakat baik yang ditanggung KIS maupun BPJS kesehatan, tidak boleh menolak, juga bagi yang tidak menerima obat, jangan sekali kali tanda tangan,tetapi karena sudah terjadi akan kami sampaikan dan pertanyakan juga,”pungkas Sualang.(ewa).

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional