Natal Perdana, Bupati Minut: Natal Bawa Damai Sejahtera Bukan Petaka

  • Whatsapp
BUPATI Minut Vonnie Panambunan saat menyalakan lilin saat menghadiri natal perdana di GPDI Tiberias Sarongsong II.(foto: boy)

indoBRITA, Minut – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) bersama bekerjasama dengan Badan Kerjasama Antara Umat Beragama (BKSAUA), Senin 4/11/2017, sekitar pukul 17.30 Wita, menggelar Safari Natal perdana yang di pusatkan di Gereja Pantekosta Daerah Indonesia (GPDI) Tiberias Sarongsong II.

Dalam kesempatan tersebut, Gembala Rafni Palar STh membacakan firman Tuhan yang diangkat dalam Matius 2:1-2. Didalam pembacaan tersebut, Palar mengajak jemaat untuk hidup seperti orang majus.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Polres Minsel Perketat Prokes Melalui Penyekatan Massa pada Konsolidasi FDW-PYR di Desa Wakan

“Kenapa demikian, saat kelahiran Yesus Kristus orang majus tanpa memperhitungkan waktu, menembus berbagai tantangan untuk mengikuti bintang dari timur guna menemui bayi Yesus. Dalam perumpamaan diatas, kita bisa menarik kesimpulan kita sebagai manusia harus rendah hati seperti orang majus,” ucap Palar.

Untuk itu, Palar berharap para pejabat dalam setiap pekerjaannya untuk selalu rendah hati, karena keangkuhan hati akan membawa bencana.

“Mari belajar seperti orang majus, walau mereka orang-orang terpelajar pada kala itu, namun rela menempuh jarak untuk menyembah Yesus yang lahir di kandang domba,” terang Palar.

Bupati Minut Vonnie Panambunan dalam pernyataannya mengajak umat kristiani dalam memaknai natal tidak setengah-setengah, karena kasih Yesus juga tidak setengah-setengah kepada umatNya.

Baca juga:  Sambut Natal, GAMKI Sulut Gelar Safari dan Aksi Peduli Kasih

“Di hati kita harus selalu menjadi terang. Jangan terang habis itu gelap, sasadiki bacerita orang. Tapi saya yakin di Minut tidak seperti itu,” tutur Panambunan.

Panambunan juga mengajak umat agar perayaan natal bukan hanya dirayakan setiap 25 Desember, tapi setiap saat dan waktu harus selalu bersuka cita dengan terus menjalin persaudaraan di dalam nama Yesus.

“Hadapilah natal ini penuh dengan kesederhanaan, karena natal bukan membawa petaka tapi damai sejahtera,” tutup Panambunan.(Rus)

Pos terkait