Sitaro Aman Penyebaran Penyakit Difteri

  • Whatsapp
dr Ria Papalapu

IndoBRITA, Sitaro—Penyakit Difteri ramai diberitakan karena sedang mewahba Indonesia. Bahkan Kementerian Kesehatan bahkan sudah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB). Hingga saat ini Kabupaten Sitaro, masih aman terkait penularan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium Diphtheriae tersebut.

“Belum ada laporan adanya warga yang terjangkit penyakit ini,”ujar Kadis Kesehatan Sitaro dr Ria Papalapu.

Bacaan Lainnya

Selanjutnya ia menjelaskan, penyakit Difteri memang sangat menular dan mudah menyerang orang yang tidak mendapatkan vaksin, dan umumnya bakteri ini menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan, serta terkadang dapat mempengaruhi kulit.

Baca juga:  Salindeho-Makainas Resmi Maju Lewat Jalur Independen

“Penyakit ini sangat menular dan termasuk infeksi serius yang berpotensi mengancam jiwa jika tidak segera di tangani dengan tepat,” jelasnya.

Namun ia menambahkan, penyakit ini dapat dicegah dengan pemberian imunisasi dan imunisasi terhadap difteri termasuk ke dalam program imunisasi wajib.

“Jadi pemerintah daerah dalam hal ini dinas kesehatan mendistribusikan vaksin atas permintaan puskesmas berdasarkan jumlah bayi dan pelaksanaan vaksinasi dilakukan tiap bulan. Untuk itu, kepada orang tua jangan meremehkan pemberian vaksin kepada anaknya,” sambungnya.

dr Ria Papalapu menjelaskan cara penularan penyakit Difteri yang perlu diwaspadai, pertama terhirup percikan ludah penderita di udara saat penderita bersin atau batuk. Ini merupakan cara penularan difteri yang paling umum. Kemudian barang-barang yang sudah terkontaminasi oleh bakteri, contohnya mainan atau handuk.

Baca juga:  Klub Sepak Bola Bhayangkara FC Polda Sulut Resmi Dilaunching

“Sentuhan langsung pada luka borok (ulkus) akibat difteri di kulit penderita. Penularan ini umumnya terjadi pada penderita yang tinggal di lingkungan yang padat penduduk dan kebersihannya tidak terjaga,” jelasnya. (lie)

Pos terkait