Jelang Natal-Tahun Baru, TNI-Polri Perketat Penyeludupan Minol

  • Whatsapp
Apel bersama TNI dan Polri dalam rangka pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru di Tahuna.(foto: Ist)

indoBRITA, Sangihe- Jelang Perayaan Natal dan Tahun baru, TNI/Polri memperketat penjagaan di wilayah Sangihe, mengingat Kabupaten Kepulauan ini berbatasan langsung dengan Negara tetangga Philipina sehingga sangat rawan penyeludupan Minuman Beralkohol (Minol).

Komandam Kodim (Dandim) 1301/Satal Letkol Infanteri Saiful Parenrengi saat dikonfirmasi, Selasa (19/12/17) mengatakan saat ini TNI AD, AL dan Polres bersinergi melakukan razia baik di darat maupun di laut.

Bacaan Lainnya

“Kita selalu melakukan pengawasan hingga razia di darat juga di laut jika ada kapal atau pumboat yang mencurigakan kita geledah dan periksa, apabila ditemukan barang seludupan akan kita sita dan pembawa atau pun pengedar barang seludupan akan dipidanakan. Selain itu kita juga punya satuan tugas (satgas) di pulau terluar, selain mengawasi pulau mereka juga mengawasi perairan,” tutur Parenrengi.

Baca juga:  Warga Bebalang Keluhkan Pustu Tak Berpenghuni

Hal yang sama juga dikatakan Komandan Lanal (Danlanal) Tahuna Kolonel Laut (P) Setyo Widodo, dirinya mengungkapkan menjelang hari natal dan tahun baru memang rawan sekali penyeludupan miras. “Apabila kedapatan ada penyeludupan miras apalagi yang sering terjadi yang dibawa dari negara tetangga Philipina maka kita akan secara bijaksana melakukan penegakan hukum tanpa memandang bulu,” tegas Widodo.

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Sangihe AKBP I Dewa Made Andyana, juga menjelaskan bahwa penyeludupan miras bukan hanya dari negara tetangga Filipina tapi juga dari ibu kota Provinsi Sulut.

Baca juga:  Dugaan Pencemaran Nama Baik, Aktivis Dipolisikan

“Setiap hari ada personil Polres yang berjaga di Pelabuhan Tahuna dan memeriksa barang bawaan penumpang. Sehingga jika ada kedapatan membawa miras, pembawa beserta barang bukti (Babuk) akan kami tahan. Namun saat ini, menjelang perayaan natal dan tahun baru, masih belum ada kasus penyeludupan miras,” beber Andyana. (nty)

Pos terkait