Jeanny Mumek Menguat untuk Posisi Wakil Bupati

  • Whatsapp
Jeanyy Mumek (foto: jeanny fb)

indoBRITA, Tondano-Keunggulan dan kecerdasan wanita Minahasa sudah  melegenda sejak era Maria Walanda Maramis tampil mendobrak tradisi yang mengungkung kaum wanita sebagai ibu rumah tangga saja. Banyak perempuan Minahasa yang sukses berkarier di bidang yang digelutinya, termasuk tampil sebagai pemimpin.

Dalam skala lokal Sulut misalnya,  Vonnie Anneke Panambunan (VAP) berhasil menuju tangga Bupati Minut, Christina Eugunia Paruntu  (CEP) menjadi Bupati Minsel dan Syerly Adelyn Sompotan (SAS) sebagai Wakil Wali Kota Tomohon.

Bacaan Lainnya

Sayangnya Minahasa Induk (Minduk) sendiri belum pernah memberi kesempatan kepada para penerus Maria Walanda Maramis untuk membuktikan kemampuannya. Padahal ada banyak perempuan Minahasa yang memiliki keberanian dan kecerdasan serta punya jejaring yang dapat diandalkan.

Baca juga:  Amurang ‘Dikuningkan’, Calon Bupati/Wakil Bupati MEP-VT Deklarasi

Salah satu yang menonjol adalah Jeanny Mumek. Wanita tangguh dan tahan banting ini memiliki semangat gigih untuk mengubah dan memperjuangkan hajat hidup orang banyak.

Ia rajin turun menyapa, bergaul dan berdiskusi dengan warga di semua wilayah. Legislator Sulut ini menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap kelangsungan hidup orang banyak melalui kerja keras dan menjemput langsung aspirasi masyarakat di semua wilayah Minahasa dan Tomohon.

“Ia wakil rakyat yang sungguh merakyat. Minahasa butuh sosok seperti  Ibu Jeanny  yang merakyat, mau berkorban dan punya jejaring,” ungkap Stenly Pascoal, Wakil Ketua Forum Diskusi Pemuda Minahasa.

Kelebihan lainnya, Jeanny sudah melewati berbagai jenjang kepelatihan dan pendidikan. Ia juga rajin mengupgrade diri melalui berbagai forum dan bimbingan serta menjaga hubungan yang baik dengan semua kalangan. Srikandi PDIP ini benar-benar mewarisi  keteladanan Maria Walanda Maramis.

“Ia tak hanya cerdas, tapi luwes dalam bergaul. Tak heran bila tingkat pengenalan dan kesukaan masyarakat terhadapnya sangat tinggi. Ini modal berharga bagi Jeanny Mumek untuk maju bertarung di Pilkada Minahasa 2018,” kata Audy Manoppo, pengamat politik Minahasa.

Baca juga:  Ketua FPDIP Sebut UMP Rp2,8 Juta Hambat Pertumbuhan UMKM

Dengan kecerdasan dan keunggulan yang dimilikinya itu, Audy berpendapat Jeanny layak diberi kesempatan memimpin Minahasa.  “Minahasa butuh karya dan sentuhan para penerus perjuangan Maria Walanda Maramis. Di tangan Jeanny Mumek akan terlihat sentuhan yang berbeda dari para pemimpin terdahulu Minahasa,” ungkapnya.

Penilaian Audy selaras dengan keinginan puluhan ribu warga Minahasa. Di hampir semua kecamatan,  warga memasang  sendiri baliho personil Komisi 1 DPRD Sulut  ini.

Respon positif masyarakat disebut menjadi pertimbangan khusus PDIP dalam menentukan pasangan calon di Pilkada Minahasa 2018. Informasi berkembang  Jeanny menguat untuk posisi wakil bupati.  “Ada dua nama yang menguat, salah satunya adalah Jeanny Mumek,” kata salah satu sumber di internal PDIP yang meminta namanya tak dipublish. (adm)

 

 

Pos terkait