Menu

Revisi UU MD3 Akomodir PDIP sebagai Pimpinan DPR, Hasto: Ini Tak Terlepas dari Ketum Golkar

  Dibaca : 411 kali
Revisi UU MD3 Akomodir PDIP sebagai Pimpinan DPR, Hasto: Ini Tak Terlepas dari Ketum Golkar
Hasto Kriistiyanto (foto: nawacita)

indoBRITA, Jakarta – Penambahan satu kursi pimpinan DPR RI akhirnya disepakati oleh Badan Legislasi DPR RI melalui revisi UU MPR, DPR, DPD, DPRD (UU MD3). Revisi tersebut direspon PDIP positif PDIP sebagai pemenang Pemilu.

Menurut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, PDIP sudah selayaknya  duduk di kursi pimpinan DPR karena menjadi pemenang Pemilu lalu. Hasto berpendapat ketidakstabilan DPR selama ini  lantaran tak terakomodirnya PDIP sebagai pimpinan.

“Ketika PDIP memenangkan Pemilu dan kemudian ada upaya sistematis untuk mengganjal sistem pemenangan Pemilu yang telah dipilih rakyat, hasilnya kan kita tahu bahwa ketidakstabilan di DPR begitu tinggi. Pergantian pimpinan berulang kali terjadi,” ujar Hasto di kawasan Jakarta Selatan seperti dilansir Detik.Com, Selasa (2/1/2018).

Baca juga:  Habib Rizieg Mengaku Terima SP3 Kasus Chat Porno, Istana Koordinasi ke Kapolri

Bagi PDIP, kata Hasto, pemenang Pemilu harus duduk di kursi parlemen. Selama ini, partai pengusung Presiden Joko Widodo, menurut Hasto, tak diakomodir di parlemen.

“Ketika ada representasi dari PDIP sebagai pemenang Pemilu dan ini hal yang wajar dalam berdemokrasi, tentu dampaknya positif bagi pemerintahan Pak Jokowi karena ada representasi. Selama ini kan nggak ada, PDIP, NasDem, Hanura, PKB yang awal mendukung Pak Jokowi itu kan nggak ada representasi di pimpinan,” jelas Hasto.

Dijelaskan Hasto, revisi UU MD3 yang mengakomodir PDIP duduk di kursi pimpinan DPR tak terlepas dari peran Ketum Golkar Airlangga Hartarto. Sebelum kesepakatan ini, Hasto menyebut pihak partainya telah beberapa kali melakukan pertemuan dengan Airlangga.

Baca juga:  Gubernur Olly Ajak Masyarakat Selalu Bersyukur

“Kami bersama-sama bertemu Airlangga itu udah berapa kali kami bertemu setelah Pak Airlangga terpilih kami beberapa kali ketemu. Ini komitmen bersama untuk menggambarkan suara rakyat untuk Pemilu ada representasi di dalam susunan pimpinan dewan. Ini akan memperkuat Pak Jokowi, memperkuat kepemimpinan yang sah,” sebut Hasto. (dtc/adm)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional