Diduga Penetapan Tersangka Tak Prosedural, Polres Minut Bakal Dipraperadilan

foto ist

IndoBRITA, Manado—Diduga proses penanganan kasus penganiayaan yang menyeret tersangka perempuan, NP alias Nelce (43) warga Lembean Minut, yang ditangani Polres Minahasa Utara, dinilai tak prosedural.

Hal ini diungkapkan EK Tindangen SH selaku Kuasa Hukum tersangka Nelce, saat dihubungi wartawan Kamis (4/1/2018).

Bacaan Lainnya

Alasannya, proses penyidikan kasus tersebut terlalu terburu-buru. Tak pelak, langkah Praperadilan ini bakal ditempuh pihak keluarga melalui kuasa hukum.  Rencananya dalam waktu dekat ini Praperadilan akan didaftarkan di Pengadilan Negeri.

Baca juga:  Kapolres Minut Jefri Siagian Ajak Pers Bantu Kepolisian Pada Pemilu Nanti

“Pihak keluarga sudah melakukan upaya-upaya dan langkah persuasif, namun tidak ada solusi yang terbaik hingga saat ini. Bahkan, klien kami masih menjalani penahanan sejak 23 Desember 2017 hingga kini di Polres Minut,” ucap Tindangen via Ponsel.

Selain itu ditempat terpisah, pihak keluarga mempertanyakan penanganan kasus tabrakan terhadap mobil milik Nelce yang tidak diproses oleh Polres Minut.

“Makanya kami mengadu ke Propam Polda mengenai awal persoalan kasus ini,” ujar Rudy Pude, suami dari Nelce.

Menurut Nita Pude, anak Nelce, awalnya kendaraan mereka jenis Calya Hitam DB 1636 FD ditabrak dari belakang oleh kendaraan Xenia abu-abu DB 363 Y yang dikemudikan AL alias Adeleida, anggota Polwan Polres Minut.

Baca juga:  Polsek Kauditan Amankan Pelaku Pengedar Upal

“Kami saat itu minta agar yang bersangkutan (Adeleida) ganti rugi. Sebelumnya sudah ada kesepakatan, bahkan dia bersedia memberikan SIM A sebagai jaminan. Namun, kemudian dia merampas kembali SIM tersebut dan langsung menyalakan mobil miliknya,” urai Nita.

Disaat itu terjadi adu mulut diantara terlapor dan pelapor. Keduanya kemudian sepakat menyelesaikan persoalan ini di Polres Minut.

Namun, tanpa diduga, terlapor kemudian ditahan setelah menjalani pemeriksaan beberapa jam di ruangan Reskrim Polres Minut.

“Kami keluarga berharap pak Kapolda Sulut dan Kapolres Minut dapat menyikapi secara bijaksana permasalahan ini agar dapat solusi terbaik,” pinta Nita. (hng)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *