Menu

Ditemukan Dalam Mobil Pribadi, Begini Kronologis Meninggalnya Kapolsek Lembeh

  Dibaca : 2384 kali
Ditemukan Dalam Mobil Pribadi, Begini Kronologis Meninggalnya Kapolsek Lembeh
Kapolres Bitung : AKBP Philemon Ginting. (Foto : Yefta)

indoBRITA, Bitung- Kapolsek Lembeh Iptu Barnabas Kotta yang ditemukan meninggal di dalam mobil pribadinya Xenia DB 1986 MF di dekat patung cakalang Kelurahan Kadoodan Kecamatan Madidir, Rabu (3/1/18), mengagetkan banyak pihak.

Kapolres Bitung AKBP Philemon Ginting yang dikonfirmasi di depan Rumah Sakit Budi Mulia, beberapa saat setelah Almarhum dievakuasi mengatakan, seperti biasa, Kotta yang diketahui memiliki dua orang anak ini masuk kantor di pulau Lembeh bahkan sempat memberikan arahan pada anak buahnya.

“Pukul Lima sore, beliau pulang dari Lembeh, singgah makan di rumah makan favoritnya di kawasan kuliner pasar tua,” beber Ginting.

Usai makan, Kapolsek Lembeh tersebut diketahui beranjak pulang, naik ke jalan 46 kemudian belok kiri, turun ke arah patung cakalang hingga diduga mendapat serangan penyakit jantung.

Baca juga:  HUT Kabupaten ke-14, Olly:Minut Jadi Salah Satu Penopang Pariwasata di Sulut

“Mobil beliau ditemukan warga terparkir di pinggir jalan dalam kondisi mesin mobil mati namun lampu depannya menyala, diduga akibat serangan jantung karena riwayat penyakit beliau sekira sebulan yang lalu juga mendapat serangan jantung bahkan sempat menabrak pohon,” tuturnya.

Almarhum, lanjut Kapolres, dievakuasi satu setengah jam sesudah mobilnya ditemukan oleh warga.

Almarhum menurut Kapolres, tinggal Dua tahun setengah menunaikan tugasnya sebelum memasuki pensiun.

Bripka Rio Kotta, anak sulung almarhum yang bertugas di Polres Bitung dan terlihat sangat terpukul juga menuturkan, setelah mendapat informasi dari seseorang yang membuat postingan pengumuman mobil terparkir di medsos, dirinya bergegas ke lokasi kejadian dan menemukan ayah tercintanya memang sudah tergeletak pingsan di dalam mobil.

Baca juga:  Korupsi RSJ Ratumbuysang Masuk PN Manado

“Masih ada denyut nadinya. Bahkan saat papa saya bawa ke rumah sakit, melalui alat monitor denyut nadinya juga masih ada walau terlihat sudah lemah,” isaknya.

Di ruang jenazah Rumah Sakit Budi Mulia Bitung semalam, hampir seluruh pejabat Polres Bitung terlihat hadir bahkan wakil walikota Maurits Mantiri juga terlihat hadir memberikan penghiburan bagi keluarga yang berduka.

“Setelah dibawa ke Rumah Sakit, sesuai prosesur, kita menunggu dua jam kemudian jenazah almarhum baru bisa ditangani lebih lanjut kemudian bisa dibawa ke rumah duka yang terletak di Kelurahan Manembo-nemb Atas Kecamatan Matuari,” tutup Wakapolres Bitung Kompol Suharman Sanusi.(yet)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional