Natal Dinas Pendidikan, Bupati Minut: Kepsek dan Guru Harus Takut Tuhan

BUPATI Minut Vonnie Panambunan didampingi Sekda Jimmy Kuhu dan Kadis Pendidikan Sofitje Wolajan saat menyalakan lilin natal.(foto: boy)

indoBRITA, Minut – Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menggelar kegiatan ucapan syukur sekaligus natal bersama dengan para Kepala sekolah (Kepsek) dan guru-guru yang ada di Kabupaten Minut, yang dihadiri Bupati Minut Vonnie Panambunan dan Sekertaris daerah (Sekda) Ir Jimmy Kuhu.

Dalam renungan firman Tuhan yang diangkat dari alkitab Lukas 2:13, pendeta Wisye Tuwaidan STh mengingatkan kepada Kepsek bekerja selalu dengan membawa nama Tuhan, terutama dalam setiap keberhasilan yang diraih.

Bacaan Lainnya

“Saya sangat salut dengan semangat Kepsek di Minut yang bekerja tanpa mengenal jasa. Untuk itu, walau tanpa jasa Kepsek-Kepsek dan para guru di Minut dapat bekerja sesuai perintah Tuhan, agar dapat menciptakan generasi muda yang diharapkan,” tutur Tuwaidan, Kamis 4 Januari 2018

Baca juga:  Polri Gandeng Ustaz Das’ad Latif untuk Mendorong Pemilu Damai

Dalam perayaan natal tersebut, Tuwaidan menambahkan setiap hari kita harus menikmati berkat Tuhan, terutama dalam nuansa natal. Seperti yang dikatakan Bupati Minut Vonnie Panambunan, jika natal bukan hanya 25 Desember tapi setiap hari.

“Didalam pembacaan penghotbah mengatakan yang berkenan dari Allah itu yakni segala pencapaian yang diraih semua berasal dari tangan Allah dan itu harus selalu disyukuri,” terang Tuwaidan.

Sementara itu Bupati Minut Vonnie Panambunan dalam penyampaiannya, meminta agar Kepsek dan guru-guru selalu takut akan Tuhan.

“Saya dulu juga seorang guru dan sangat merasakan kehidupan menjadi seorang guru. Sehingga bagi saya jadi guru itu adalah upahmu besar di sorga. Kita melayani Tuhan, sama dengan apa yang guru-guru lakukan melalui didikan kepada anak-anak di sekolah,” ucap Panambunan.

Baca juga:  Bupati Tetty dan Jajaran Mengikuti Rakorev Hasil Pelaksanaan RKPD Tahun 2019

Selain itu, Panambunan juga mengingatkan agar memberikan pelayanan yang baik, karena Tuhan Yesus kita yang berkuasa dibawah kolong langit ini.

“Semua kekuasaan yang diberikan ke guru bukan dari bupati maupun sekda, tapi dari Tuhan. Saya juga sampaikan, agar jangan lagi ada guru-guru yang menjatuhkan, apalagi mengharapkan jabatan Kepsek. Jika semua suka jadi Kepsek siapa yang jadi guru,” tutup Panambunan.(rus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *