Percasi Sulut Target Emas di PON Papua

  • Whatsapp
Ketua Umum Percasi Sulut Johny Ratu (kiri) dan Ketua Bidang Umum Vicky Tenda (foto: Aji p)

indoBRITA, Manado-Sulut gagal mendulang medali di cabang catur pada beberapa kali penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON).  Kegagalan itu menjadi perhatian serius Ketua Umum Percasi Sulut, Johny Ratu (JR).

Saat pengumuman kepengurusan Percasi Sulut di Restoran Wahaha Manado, Minggu (7/1/2017), Johny menegaskan komitmennya untuk membesarkan organisasi dan mengangkatt prestasi olahraga adu otak itu.

Bacaan Lainnya

“Percasi Sulut menargetkan emas pada pelaksanaan PON Papua 2020. Mulai sekarang  kita akan melakukan pembinaan atlet secara kontinyu. Jika sampai pelaksanaan PON, pembinaan itu belum memadai dan atlet kita belum bisa bersaing, saya akan mencari pecatur dari luar untuk pemenuhan target emas di pesta olahraga multi event tersebut,” kata Johny disambut tepuk tangan atlet dan pengurus Percasi Sulut.

Baca juga:  HUT Provinsi FOKBI Sulut Sabet 3 Piala, Greetty Tielman: Ini Hadiah Bagi Rakyat Sulut

Pendiri dan pemilik Universitas Prisma Manado serta Manado Prisma School ini berjanji tak akan menyia-nyiakan potensi atlet catur Sulut, terutama yang masih belia. “Pelajar yang berprestasi di bidang catur akan saya berikan beasiswa supaya bisa melanjutkan sekolahnya dengan baik,” ungkapnya.

Pengusaha sukses di Jakarta ini juga siap menggairahkan catur di daerah Nyiur Melambai dengan menggelar serangkaian turnamen berskala nasional dan internasional. “Rencananya kita akan melangsungkan kejuaraan nasional (Kejurnas) pada Maret dan kejuaraan internasional di bulan Juni 2017. Semoga semua berjalan lancar,” ucapnya.

Baca juga:  Sulut vs Papua di Partai Pembuka PON 2020, Itu Harapan Olly

Melihat kesungguhan dan keseriusan nakhoda baru Percasi Sulut tersebut, Ketua KONI Sulut Theo Kawatu optimistis catur akan berkembang baik di daerah Nyiur Melambai. “Pak Johny Ratu ini tokoh nasional, pengusaha sukses yang mau turun gunung untuk membesarkan olahraga catur di Sulut. Ini layak diapresiasi,” kata Theo. (hng/adm)

 

Pos terkait