Bisnis Riteil Menjamur di Kleak, Pemilik Warung Kesulitan Bayar Cicilan Kredit

  • Whatsapp
indoBRITA, Manado – Keberadaan bisnis riteil di tengah – tengah pemukiman warga di Kota Manado, tampaknya belum sepenuhnya diterima masyarakat.
Pasalnya, bisnis mini market tersebut makin mengancam usaha kecil masyarakat seperti warung, sehingga terancam gulung tikar alias bangkrut.
Hal ini terkuak dalam pertemuan antara sejumlah warga Kelurahan Kleak, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Kota Manado yang difasilitiasi oleh wakil ketua Komisi A DPRD Manado Robert Tambuwun dan dihadiri Lurah Kleak.
Pada pertemuan itu, salah satu warga mengutarakan alasannya menolak adanya usaha riteil di wilayah tempat tinggalnya itu.
“Warung kami tak lama lagi bisa-bisa tutup. Sudah ada tiga mini market yang jaraknya berdekatan. Padahal kalau hanya 1 saja tidak masalah. Kalau sudah seperti sekarang ini, bagaimana warung kami mau laku. Kalau warung kami sampai tutup, bagaimana kami mau bayar cicilan kredit. Kan modal warung di pinjaman dari bank. Kami  berharap pemerintah tidak mengeluarkan izin,” tutur warga dengan nada sedih.
Sementara itu,  salah satu pejabat Dinas PM-PTSP,  Yanti Soepredjo mengatakan bahwa pihaknya mengeluarkan izin usaha  bilamana dokumen yang disyaratkan oleh peraturan sudah terpenuhi.
“Kami hanya mengacu pada dokumen yang dibutuhkan sesuai aturan. Supaya diketahui juga, surat yang ditandatangani oleh warga tetangga dimana usaha itu berada, bukan surat permintaan persetujuan tetangga. Tapi surat itu bersifat pemberitahuan saja. Keluhan warga ini akan menjadi bahan masukan kepada kami ketika memproses perizinan nantinya,” ujar Yanti yang saat itu hadir bersama rekan-rekannya.
Lain halnya diungkapkan Tambuwun pertemuan. Ketua DPC Hanura Kota Manado ini menghingbau kepada Dinas PM-PTSP agar lebih selektif dalam proses penerbitan izin usaha yang keberadaannya berdampak pada usaha kecil masyarakat di wilayah sekitar tempat usaha yang baru akan dibangun itu.
“Ini harus menjadi perhatian pemerintah dalam penerbitan izin usaha. Bukannya menolak investasi yang masuk ke Manado, tapi pemerintah juga harus memperhatikan kelangsungan usaha dari masyarakat lokal. Sebelum mengeluarkan izin usaha, perlu dilakukan kajian secara mendalam. Kan di Dinas PM-PTSP ada tim teknis. Jadi, kami menghimbau agar usaha kecil yang ada di setiap lingkungan mendapatkan perlindungan dari pemerintah, ” imbau Tambuwun. (wlk)
Baca juga:  Meski di Plt-kan, SVR Berpeluang Rebut Kembali Golkar Sulut

Pos terkait